Jumat , 24 Mei 2019
Home / Berita utama / Sambut Porwil, Ayo Mulai Bekerja

Sambut Porwil, Ayo Mulai Bekerja

PENGUKUHAN: Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA mengukuhkan Panitia Besar Porwil X di Provinsi Bengkulu di Gedung Serba Guna (GSG) Pemprov. (foto : retno/rb)

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA meminta seluruh pihak untuk mulai bekerja, mempersiapkan dan menyukseskan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) yang akan digelar November ini di Bengkulu. Salah satunya gedung olahraga (GOR) di Sawah Lebar untuk ditata ulang sebaik mungkin. Sebab di lokasi tersebut digunakan untuk acara ceremony pembukaan dan penutupan Porwil.

Jika tidak dilakukan sentuhan, maka GOR belum bisa digunakan untuk event olahraga se-Sumatrea tersebut. Baik itu dari segi bangunannya, hingga ke spanduk dan baliho untuk memeriahkan dan persiapan kegiatan tersebut. Hal ini disampaikannya saat melantik Pantia Besar (PB) Porwil tahun 2019 di Provinsi Bengkulu kemarin.

“Pembukaan dan penutupan lokasi sama, sehingga GOR ditata ulang sehingga layak untuk penyelenggaraan event se-Sumatera,” terangnya.

Dengan dilantiknya panitia Porwil, dia berharap mulai kemarin persiapan Porwil sudah mulai dilakukan. Baik itu dari sisi infrasrtuktur, persiapan, publikasi dan kerjasama media. Lokasi pembukaan dan penutupan juga harus cepat ditentukan. Jika memang menggunakan GOR, maka harus cepat ditata ulang.  “Bahwa setiap acara, semua teknisnya  harus pasti,” katanya.

Selain masalah persiapan penyelenggaraan Porwil terkait Begkulu menjadi tuan rumah, materi atletnya juga harus dipastikan. Saat ini belum ada kepastian akhir tentang materi atlet. Padahal Bengkulu dalam Porwil kali ini menargetkan berada di papan tengah. Sehingga untuk materi atlet yang bertanding di Porwil ini harus cepat dipastikan. Sehingga bisa dimantapkan untuk persiapan Prowil tersebut. “Kalau bisa dalam minggu ini para atlet yang akan bertanding itu ketemu saya. Mana orang Bengkulu yang bisa kita jagokan untuk meraih medali dalam ajang tersebut,” katanya.

Rohidin juga memerintahkan supaya segala persiapan mulai dilakukan. Bekerja dan mengikutsertakan masyarakat, pelaku usaha dan tempat wisata. Sebab tujuannya, selain hanya menyelenggarakan Porwil, juga untuk memasarkan wisata yang ada di Bengkulu. Misalnya di Depan benteng Marlbrough pelaku usaha diminta menggunakan pakaian Inggris. Begitu juga di rumah ibu Fatmawati. Kemudian acara saremonial juga ditampilkan tarian klosal diiringi dol dengan ornamen Rafflesia yang dimunculkan. Sehingga penampilan itu terlihat sebagus mungkin dan mencirikan Bengkulu. “Sehingga prestasi dapat, penyelenggaraan sukses, masyarakat juga dapat merasakan Bengkulu itu tuan rumah,” terangnya.

Anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menyukseskan kegiatan Porwil ini juga besar. Berkisar mencapai RP 30-40 miliar, ketika sudah dikalkulasikan dana untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Ini semua untuk masyarakat, sebab pembangunan infrastruktur penunjang dan juga acara saremonilanya untuk masyarakat. “Ini untuk masyarakat seluruhnya,” terangnya.

Sehingga acara pembukaan dan penutupan harus dilakukan dalam lokasi yang sama. GOR Sawah lebar ditata ulang sehingga layak untuk penyelenggaraan event se Sumatrea.  “Spanduk selamat datang harus melibatkan gubernur se Sumatreta, bupati se Bengkulu. Dengan tari dol dan ornamen Rafflesia. Jadi Tuan rumah harus total,” tutupnya.

Sementara itu Ketua KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron mengatakan, dalam waktu dekat akan kumpulkan 10 cabang olahraga yang akan berlaga. Sebab saat ini masih perlu nomor pertandingan di satu cabang olahraga. Nomor pertandingan itu ada di Pengurus Besar (PB) cabang olahraga. Sehingga dalam waktu dekat ini akan diundang seluruh PB cabang olahraga dan juga KONI se Sumatera. Untuk rapat membahas nomor pertandingan. “Untuk tim kontingen, kita sudah petakan nomor-nomor mana yang mendapatkan medali. Sebab di Riau lalu kita nomor paling belakang, nomor 10,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Meri Sasdi Jantan mengatakan setelah pengukuhan PB Porwil 2019 di Provinsi Bengkulu, seluruh pengurus akan mulai bekerja. Sesuai dengan perintah Gubernur Bengkulu untuk mempersiapkan Porwil sebaik mungkin. “Kita akan langsung mulai bekerja,” katanya.

Untuk sekretariat PB Porwil ini juga akan dicarikan. Untuk sementara berada di Mess Pemda. Setelah bangunan disamping rumah pengasingan Soekarno nanti selesai di rehab akan pindak kesana. “Kalau sudah oke nanti sekre tetap di sana. Sekre tidak boleh di kantor pemerintahan Dispora, di KONI. Dia harus sendiri,” katanya.

Sebab KONI se Suamtera akan hadir untuk melaksanakan rapat terkait Porwil ini. “Jadi harus sendiri,” tutupnya.(del)

Berita Lainnya

Rusli Siap “Bertarung”

BENGKULU – Tahapan Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) stagnan alias jalan di tempat. Lima Bakal Calon ...

error: Content is protected !!