Selasa , 25 Juni 2019
Home / Metropolis / Tidak Semua Warga Binaan Ikut Rekam E-KTP

Tidak Semua Warga Binaan Ikut Rekam E-KTP

YUNIKE/RB
REKAM: Salah seorang warga binaan Lapas Kelas II/A Bengkulu sedang melakukan rekam e-KTP yang digelar oleh Dinas Dukcapil Kota Bengkulu.

BENGKULU – Gerakan nasional jemput bola serentak perekaman e-KTP juga digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II/A Bengkulu, Rumah Tahanan (rutan) Kelas II/B Bengkulu dan Lapas perempuan. Ratusan warga binaan mendapat pelayanan langsung dari petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu, mulai kemarin (17/1).

“Ada permintaan dari Lapas Bengkulu untuk 153 warga binaan di Lapas, 105 di Rutan Bengkulu, dan 5 di Lapas perempuan agar dilakukan perekaman KTP di Lapas dan Rutan,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Sudarto.

Dari permintaan tersebut, sambungnya, masih diverifikasi kembali. Lantaran dinas dukcapil kota hanya melayani perekaman untuk warga kota saja atau yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kota Bengkulu. Usai perekaman di Lapas Bentiring, hari ini rencananya Dukcapil akan mendatangi rutan untuk melanjutkan perekaman e-KTP.

“Untuk warga binaan Lapas ada 24 orang dilakukan perekaman, dan di lapas perempuan 5 orang. Sedangkan di Rutan Malabero dari daftar 105, hanya 23 orang memiliki NIK Kota Bengkulu atau terdaftar sebagai warga Kota Bengkulu,” terang kadis.

Kadis menjelaskan, program jemput bola ini merupakan program nasional kebijakan dari kemendagri untuk mengakomodir hak suara warga binaan khususnya yang belum memiliki e-KTP. “Untuk melindungi hak konstitusional warga binaan, karena tanpa KTP warga binaan tidak bisa menggunakan hak suaranya,” jelasnya.

Kepala Divisi Pemasyarakat (Kadiv Pas) Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu Erwedi Supriyatno, BC, Ip, SH, MH berharap seluruh warga binaan tersebar di Lapas/Rutan dalam wilayah Provinsi Bengkulu dapat mengggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019 mendatang. Sehingga untuk warga binaan belum memiliki e-KTP dapat difasilitasi dengan melakukan perekaman e-KTP ditempat. Pelaksanaan jemput bola perekaman e-KTP serentak se Indonesia ini masih berlangsung sampai tanggal 19 Januari.

“Mudah-mudahan DPT seluruh warga binaan di Bengkulu bisa mencapai 1.800 sampai tanggal 19 nanti (jadwal perekaman) sesuai dengan yang di lapas/rutan Bengkulu ini. Karena salah satu syarat untuk menggunakan hak pilih harus memiliki e-KTP,” demikian Erwedi. (key)

Berita Lainnya

Dewan Minta Data Pasti Jumlah ASN

BENGKULU – Jelang pembahasan rancangan APBD Perubahan 2019, DPRD Kota Bengkulu mulai mempertanyakan jumlah real ...

error: Content is protected !!