Jumat , 19 April 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Tekan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Tekan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

FINTAH/RB
PEMBINAAN: DPAPPKB Benteng melakukan pembinaan kepada penyuluh KB Benteng dalam agenda peningkatan kapasitas penyuluh KB, kemarin (18/1).

BENTENG – Dalam upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, sebanyak 22 orang penyuluh KB di Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPAPPKB) Bengkulu Tengah (Benteng), diharapkan bisa terus meningkatkan kapasitasnya. Terutama dalam menjalankan program pemerintah mengenai perlindungan pada anak dan kaum perempuan, serta dalam upaya mengatasi jumlah penduduk yang meningkat.

“Dengan kapasitasnya, diharapkan semua itu bisa ditekan,” terang Kadis PAPPKB Benteng, Sri Haryati Prasetia, S.STP, kemarin (18/1).

Dijelaskannya, tahun 2018 lalu terdapat laporan sampai 16 kasus, untuk tahun ini bisa diminimalisir. Hal itu bisa diwujudkan apabila masyarakat bisa memahami bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak akan sangat membahayakan, terutama untuk masa depan anak.

Demikian juga dengan upaya pengendalian pertumbuhan penduduk dengan cepat. Tugas daripada penyuluh KB diharapkan bisa langsung menyosialisasikan kepada seluruh masyarakat. Saat ini beberapa program percontohan misalnya kampung KB merupakan sarana untuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka pertumbuhan penduduk. Pemanfaatan UPTD KB di seluruh kecamatan, bisa menjadi wadah bagi penyuluh KB dalam menyosialisasikan tugas tersebut.

Untuk sosialisasi ini, Sri memastikan pentingnya koordinasi terutama kepada pemerintahan tingkat desa. Karena, di tingkat desa pastinya lebih detail dan lebih dekat dengan masyarakat untuk sosialisasi mengenai program DPAPPKB Benteng. “Pastinya lebih cepat sampai informasi kepada masyarakat,” demikian Sri. (vla)

Berita Lainnya

22 SMP Masih UNKP

BENTENG – Pelaksanaan ujian nasional untuk tingkat SMP yang masih akan menggunakan sistem Ujian Nasional ...

error: Content is protected !!