Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Stadion Mini Padang Panjang Tak Terawat

Stadion Mini Padang Panjang Tak Terawat

RIO/RB
STADION: Tampak depan stadion mini Kabupaten Bengkulu Selatan akan digunakan dalam gelaran Porwil 2019.

KOTA MANNA – Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) yang akan dipentas pada November 2019, bakal melibatkan sejumlah venue. Salah satunya di Bengkulu Selatan yang memiliki stadion mini di Padang Panjang Kecamatan Kota Manna.

Tapi ironisnya, meski digadang-gadangkan menjadi venue unggulan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) BS sedikit pesimistis, karena kondisi stadion dinilai tak terawat.

Ketua KONI BS Lesman Hawardi kepada RB mengatakan dari sisi fasilitas memang cukup baik. Tapi melihat kondisi saat ini stadion sepakbola kebanggaan milik masyarakat BS itu, belum tepat kalau harus menggelar pertandingan skala regional Sumatera.

Stadion yang dibangun tahun 2012 hingga 2013 tersebut, menelan dana sebesar Rp 7 miliar. Tapi pemeliharaannya yang menelan dana APBN cukup besar ini, tidak berjalan maksimal.

“Saya kira masih belum layak jika digunakan di tingkat sumatera. Karena, kondisinya saat ini kurang mendukung terutama rumput lapagan yang kurang terawat,’’ terang Lesman.

Diakui Lesman stadion tersebut memang memiliki kendala dalam proses pemeliharaan dan perbaikan. Pasalnya KONI sudah beberapa kali menggelar audiensi sama Kemenpora, tapi pihak Kemenpora tak bisa memberikan bantuan untuk perbaikan. Karena bangunan itu berdiri di atas Lapter II milik TNI AU.

‘’Pernah kita meminta untuk perbaikan, namun Kemenpora tidak mau, karena status stadion berdiri di atas tanah milik TNI AU,” jelasnya.

Soal kepastian penggunaan lapangan bola mini tersebut dijadikan venue untuk gelaran Porwil, Lesman mengaku hingga saat ini pihaknya masih menunggu Rakor, karena kondisi lapangan yang memang sulit digunakan.

Sementara itu menanggapi kondisi lapangan yang dinilai tidak reseprentatif, Dispora BS membantah hal itu. Ini disampaik Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) BS, Isnan Fajri.

Dikatakannya, pada tahun 2018 pihaknya sudah melakukan pemeliharaan, khususnya untuk kebersihan dan perawatan rumput. “Kalau kini sudah tempatkan petugas kebersihan dan pemeliharaan gedung. Tapi kalau untuk lapangannya,  memang bertahap, karena anggaran rutinya memang belum ada,” papar Isnan.(tek)

 

Berita Lainnya

Dialog, Bupati Ajak Petani Bengkulu Selatan Kompak

KOTA MANNA – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi, SE, MM, berdialog bersama Kelompok Tani ...

error: Content is protected !!