Rabu , 20 Februari 2019
Home / Daerah / Seluma / Waspada Wartawan RB Gadungan

Waspada Wartawan RB Gadungan

SELUMA – Nama Harian Rakyat Bengkulu (RB), nyaris tercoreng dengan ulah oknum yang mengaku sebagai Wartawan RB sejak sepekan terakhir. Oknum yang mengaku sebagai Wartawan RB memeras kontraktor proyek pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Abu Siddik yang memborong beberapa item pekerjaan Pamsimas di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Seluma.

Menurut Abu, modus yang dilakukan oknum tersebut dengan cara menelpon dirinya dan menanyakan progres pekerjaan Pamsimas yang dijalankannya. “Saat menelpon, oknum yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut mengaku Wartawan RB. Lalu mengatakan jika proyek yang dikerjakannya bermasalah. Oknum tersebut minta sejumlah uang, jika tidak mau diekspos,” terang Abu, saat dikonfirmasi RB kemarin (20/1).

Jika dia tidak melayani atau menuruti permintaan oknum tersebut, tak segan mengancam akan memperkarakan pekerjaan yang dilakukannya. “Jika keinginan mereka tidak dituruti, mereka akan memperpanjang perkara ini. Bukan hanya akan mengekspos, juga akan melapor ke polisi dan Kejari,” lanjut Abu.

Rencana pemerasan yang dilakukan oknum Wartawan RB gadungan tersebut, dialami Abu Jumat (18/1). Oknum tersebut mengajak bertemu di Dinas PUPR Seluma, yang merupakan tempat mangkal oknum tersebut bersama rekan-rekannya. “Saya tidak percaya jika oknum tersebut Wartawan RB, lalu saya minta asisten untuk menghubungi Kantor RB di Bengkulu,” tambah Abu.

Setelah dapat informasi dari RB, bahwa wartawan tersebut bukan Wartawan RB yang bertugas di Seluma Abu memancing oknum tersebut untuk bertemu. Namun sang oknum membatalkan dan tidak jadi menemui dirinya. “Terus terang tiap hari banyak saya dihubungi atau ditemui oknum seperti ini. Begitu ada yang mengaku Wartawan RB, saya tidak percaya sehingga langsung memerintahkan asisten menelusurinya,” imbuh Abu.

Abu berharap polisi dapat menertibkan oknum nakal seperti ini, yang keberadaannya sungguh meresahkan. “Saya orangnya tidak anti kritik. Saya siap disalahkan jika pekerjaan yang saya lakukan salah. Namun jika hanya ingin mencari kesalahan, dengan maksud ingin memeras saya tidak terima,” tegas Abu.

Terpisah, Pimpinan Redaksi (Pimred) Harian RB, Riky Dwi Putra, S.IP mengatakan wartawan RB selalu profesional dalam menjalankan tugas melakukan peliputan di wilayah tugasnya. Wartawan RB, tidak diperkenankan memungut atau meminta sesuatu imbalan dari sumber berita dengan maksud tertentu.

“Saya berterima kasih atas tindakan yang dilakukan Pak Abu, yang telah mengkonfirmsi ke Kantor RB. Wartawan RB semua dibekali kartu identitas saat melakukan peliputan. Jika menemukan kejanggalan, silakan menghubungi kami, sama seperti yang dilakukan Pak Abu,” terang Riky.

Dia berharap kejadian seperti ini tidak terulang, jika kembali terulang akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Kami selalu menjunjung tinggi etika dan kode etik jurnalistik. Apa yang kami sajikan dalam pemberitaan sesuai dengan fakta dan data. Yang namanya imbalan dalam suatu pemberitaan tidak berlaku bagi Harian RB,” tegas Riky.(aba)

Berita Lainnya

Kekerasan Seksual di Seluma Jadi Perhatian

SELUMA – Data Woman Crisis Center (WCC), di Kabupaten Seluma setidaknya ada lima desa yang ...

error: Content is protected !!