Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Metropolis / Aset Amburadul Hambat Pemkot Raih WTP

Aset Amburadul Hambat Pemkot Raih WTP

TERBENGKALAI: Bangunan gedung Pasar Tanjung Gemilang Bentiring milik Pemerintah Kota (Pemkot) sudah lama terbengkalai.

BENGKULU – Persoalan tidak pernah tercapainya Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) selama delapan tahun terakhir ini, dinilai Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota, Suimi Fales, SH, MH, adalah masalah aset Pemkot yang masih terkesan amburadul.

Salah satunya menurut Suimi, berkaitan dengan sejumlah aset bangunan dan lahan yang tak terurus, serta laporan keberadaan sejumlah aset Pemkot  yang belum memadai disebabkan adanya Sistem Pengawasan Internal (SPI) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih lemah.

“Memang ini terus menjadi perhatian kita bersama, sebab Pemkot sudah beberapa tahun tidak mendapatkan opini WTP itu. Makanya waktu itu lahir pembentukan Panitia Khusus (Pansus) aset DPRD Kota untuk melakukan pembenahan keseluruhan,” terang Suimi, kemarin (21/1).

Dikatakan Suimi, kondisi bangunan aset yang terbengkalai tersebut sebaiknya segera ditindaklanjuti Pemkot untuk difungsikan dengan baik. Pasalnya bangunan yang dibangun dari uang rakyat jangan sampai terkesan mubazir.

“Sebab jika memang pemerintah tidak mampu mengelolanya, ada baiknya dikelola dengan pihak ketiga. Bisa dimanfaatkan jadi tempat yang menarik pengunjung. Karena sangat sayang sekali sejumlah bangunan itu dibiarkan terbengkalai seperti itu bertahun-tahun lamanya,” jelasnya.

Selain itu lanjut Suimi, terbengkalainya aset milik Pemkot Bengkulu tak bisa dibiarkan berlarut-laut dan harus diselesaikan oleh Pemda Kota. “Karena jika tidak negara akan terus dirugikan. Mengingat membangun gedung itupun menghabiskan uang yang tak sedikit dari APBD,” tuturnya.

Untuk diketahui, Pansus Aset DPRD Kota masih mencatat, sejumlah aset bangunan gedung yang terbengkalai diantaranya Gedung Balai Adat, Pasar Barukoto I, Pasar Tanjung Gemilang Bentiring, TPI Pondok Besi, Bangunan Ruko Pasar Minggu, Terminal Sungai Hitam dan Terminal Betungan.

Wakil Ketua Pansus Aset DPRD Kota, Heri Ifzan, SE juga mengkritik keras keberadaan aset bangunan terbengkalai yang belum ada tindak lanjutnya. Padahal waktu membangun aset, semua pembangunan yang dilaksanakan ada kajian perencanaan. Oleh sebab itu, pihaknya sampai saat ini masih terus mendalami dan mengkaji terkait dengan permasalahan aset terbengkalai tersebut.

“Makanya selama ini Pemkot tidak pernah mendapat opini WTP dari BPK RI, karena penataan sejumlah aset masih kurang berjalan dengan baik. Alias masih terkesan amburadul,” ungkapnya.

Selain itu diungkapkan Heri, pihaknya masih akan terus mengejar dan menelusuri dan mendata kebenaran belasan aset yang tidak dimanfaatkan dan terbengkalai.  “Dari data yang kita peroleh ada belasan baik kendaraan dinas motor ataupun mobil yang belum tahu pertanggungjawabannya seperti apa. Kendalanya seperti motor dinas ada yang tahun 80an sehingga sulit diinventarisir keberadaannya. Makanya waktu itu kita berikan catatan kepada Pemkot untuk secepatnya menuntaskan. Namun sampai saat ini juga tak ada laporan baiknya seperti apa,” paparnya. (new)

Aset Bangunan Gedung  Terbengkalai:

-Gedung Balai Adat

-Pasar Barukoto I

-Pasar Tanjung Gemilang Bentiring

-TPI Pondok Besi

-Terminal Sungai Hitam

-Terminal Betungan

-Bangunan Ruko Pasar Minggu

 

Aset Kendaraan Diduga Hilang:

-Motor dan Mobil Tahun 80an

Berita Lainnya

Buruh Abadi Makmur Tuntut Gaji UMP

BENGKULU – Sebanyak 50 buruh CV. Abadi Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang impor kayu ...

error: Content is protected !!