Kamis , 22 Agustus 2019
Home / Metropolis / Dua Hafidz Cilik Indonesia Sambangi IAIN

Dua Hafidz Cilik Indonesia Sambangi IAIN

MOTIVATOR: Dua anak aset berharga bangsa Indonesia, Ahmad dan Kamil Hafidz Indonesia menjadi motivator bagi mahasiswa IAIN Bengkulu untuk bisa menghafal Alquran.

BENGKULU – Guna memotivasi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu dalam menghafal Alquran, kemarin (21/1) digelar Seminar Nasional Motivasi Cepat Menghafal dan Istiqomah dalam Muraja’ah Alquran. Tidak tanggung tanggung, pihak kampus mendatangkan Al Hafidz sekaligus juara Hafidz Cilik Indonesia, Ahmad Ghozali Akbar dan Kamil Ramadhan. Kedua Hafidz yang masih berumur 10 tahunan ini didampingi langsung oleh Ust. Ir. H. Ike Muttaqin selaku Pengasuh Pesantren Tahfidz De Muttaqin tempat mereka menghafal Alquran.

Rektor IAIN Bengkulu, Prof. Dr. H. Sirajuddin M, M.Ag, MH mengatakan, Ahmad dan Kamil merupakan anak yang diberikan karunia oleh Allah SWT untuk dapat menghafal Alquran, sehingga dapat memberikan motivasi dan menularkan dalam menghafal Alquran kepada mahasiswa IAIN Bengkulu.

“Seperti kita tahu, dua orang anak yang merupakan aset terbesar bangsa ini sudah bisa menghafal Alquran di usia mereka yang masih belia. Bahkan mereka berdua bisa meraih juara  Hafidz Alquran Indonesia, bahkan sudah diundang oleh Negara-negara Islam besar di dunia. Kita patut berbangga mempunyai 2 anak seperti Ahmad dan Kamil ini, dan mahasiswa IAIN Bengkulu bisa menjadikan mereka sebagai motivator dalam menghafal Alquran,” ujar Sirajuddin.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Tahfidz De Muttaqin, Ust. Ir. H. Ike Muttaqin mengatakan, tidak ada motode khusus yang ia ajari kepada santrinya dalam menghafal Alquran, terutama kepada Ahmad dan Kamil. Menurutnya kunci hafalan Alquran yaitu kemauan, dan terus mengulang. Dirinya tinggal memberikan motifasi kepada santrinya, sehingga kolaborasi antara niat santri dan motivasi yang diberikannya  membuat para santri semangat dalam menghafal Alquran.

“Insya Allah semua mahasiswa IAIN Bengkulu dapat menghafal Alquran, selain kemauan untuk menghafal Alquran selaku rektor harus memberikan motivasi dan syarat kepada mahasiswa untuk menghafal Alquran dalam setiap proses perkuliahan,” kata Ust. Ike.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika IAIN Bengkulu dan 1.000 mahasiswa IAIN Bengkulu. Kegiatan ini mengangkat tema “Menghafal Alquran Itu Mudah, Asal Ikhlas”. Pada kesempatan ini Rektor IAIN Bengkulu menyerahkan langsung voucher senilai Rp 10 juta kepada Ahmad dan Kamil. (rko/svc)

Berita Lainnya

Resmi Dilantik, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diminta Bersinergi dan Kerja Profesional

BENGKULU–  Pasca Pemilu Presiden RI dan Legislatif, termasuk Pemilihan Legislatif DPRD Kota Bengkulu 17 April ...

error: Content is protected !!