Kamis , 21 Februari 2019
Home / Daerah / Seluma / Dugaan Pungli Kades Segera Gelar Perkara

Dugaan Pungli Kades Segera Gelar Perkara

SELUMA –  Kasus dugaan penyelewengan dana desa oleh  Kades Talang Rami, Nasirman, yang disebutnya untuk menyuap Inspektorat Seluma, status pengusutan naik dari penyelidikan ke penyidikan. Tim penyidik Sat Reskrim Polres Seluma kembali menjadwalkan pemanggilan kembali Kades Talang Rami beserta perangkat desa setempat dan tentu saja Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Seluma, Najamudin Muis. Juga akan dipanggil empat auditor Irban II.

Pemanggilan dan pemeriksaan ulang ini dimaksudkan untuk melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap dugaan penyimpangan DD oleh Nasirman, sebelum nantinya ditetapkannya tersangka.

‘’Pemanggilan dan pemeriksaan ulang pihak-pihak terkait tersebut masih kita jadwalkan. Namun yang pasti dalam waktu dekat ini,’’ jelas Kapolres Seluma AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP. Rizka Fadhilah, SH, S.Ik kepada RB kemarin (21/1).

Dijelaskan Rizka, dalam pemeriksaan kedua ini sifatnya hanya untuk melengkapi BAP dari hasil pemeriksaan pertama yang telah dilakukan. Sekalipun penyidik sudah mendapatkan bukti-bukti dan keterangan pihak-pihak terkait sebelumnya atas dugaan pungli tersebut, namun sesuai prosedur, pemeriksaan  harus kembali dilakukan karena status penyelidikan naik ke penyidikan yang akan diikuti penetapan tersangka.

‘’Pemeriksaan kedua ini semua masih berstatus sebagai saksi. Nanti setelah gelar perkara usai pemeriksaan kedua, baru kita lakukan penetapan tersangkanya,’’ ucap Rizka.

Ditambahkan Kasat Reskrim, atas perkara dugaan pungli ini, Kades Talang Rami, Nasirman telah mengembalikan uang yang telah dipungutnya dari Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan peningkatan badan jalan, pembangunan drainase Dusun I dan Dusun III yang totalnya sebesar Rp 32 juta. Rinciannya Rp 12,5 juta untuk pengembalian kelebihan pembelian Aspal, sementara Rp 19,5 juta yang sempat digunakan oleh kades untuk kepentingan pribadi. Semua uang tersebut nantinya akan dikembalikan ke Kas Desa Talang Rami.

“Walaupun pak kades telah mengembalikan uang tersebut, proses hukum tetap akan berjalan. Sedikitpun tidak akan dihentikan apalagi sampai perkara ini ditutup,’’ jelas Rizka.

Dibagian lain Polres Seluma juga masih mendalami dugaan pungutan liar (pungli) pembagian peralatan listrik tenaga surya yang diduga dilakukan Kades Suban, Kecamatan Semidang Alas (SA), Neri. Penyelidikan menunjukkan kemajuan. Ini setelah Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Seluma berkordinasi dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) minggu lalu, mencari kejelasan tentang aturan dalam penyerahan bantuan peralatan PLTS tersebut.

‘’Tim kita juga telah turun ke langsung ke Desa Suban untuk mengumpulkan semua keterangan dari warga penerima bantuan Nawa Cita ini. Nanti keterangan warga maupun hasil kordinasi kita ke Kementerian ESDM tersebut akan kita simpulkan dan kita sampaikan dalam gelar perkara yang akan segera kita lakukan,’’ sampai Rizka Fadhilah.

Masih menurut Rizka, selain menemui warga Desa Suban sebagai penerima bantuan ini, timnya juga menemui warga di luar Desa Suban yang juga menerima bantuan PLTS ini. Sehingga semua data yang didapat, nantinya akan menjadi bukti kuat dalam mengusut dugaan pungli ini,’’ katanya.(aba)

Berita Lainnya

Kekerasan Seksual di Seluma Jadi Perhatian

SELUMA – Data Woman Crisis Center (WCC), di Kabupaten Seluma setidaknya ada lima desa yang ...

error: Content is protected !!