Selasa , 18 Juni 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Fasilitasi Mahasiswa Kidal

Fasilitasi Mahasiswa Kidal

BENGKULU – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib) mulai tahun ini akan memfasilitasi kursi kuliah bagi mahasiswa kidal. Kursi ini didesain khusus untuk mahasiswa yang lebih dominan menggunakan tangan kiri sebagai tangan utama, termasuk pada saat menulis.

Dekan FKIP Unib, Prof. Dr. Sudarwan Danim, M.Pd mengatakan, kursi kuliah untuk mahasiswa kidal ini sudah mulai disiapkan secara bertahap mulai tahun ini. Pihaknya juga masih melakukan pendataan bagi mahasiswa kidal untuk mendapatkan jumlah pasti mahasiswa kidal di FKIP Unib. Termasuk mempersiapkan desain kursi khusus dan pembuatnya, serta menghitung anggaran pengadaannya.

“Jumlah pasti mahasiswa kidal sedang didata, karena jumlahnya bisa berubah. Penerimaan mahasiswa reguler memang setahun sekali, tapi wisuda 3 periode,” kata Sudarwan, kemarin (21/1).

Sudarwan menerangkan, jumlah Program Studi (Prodi) di FKIP Unib saat ini ada 22 Prodi. Meliputi, Prodi D3 ada 1 Prodi, Strata 1 (S1) ada 12 Prodi, Strata 2 (S2) ada 7 Prodi, PPG  dan Strata 3 (S3) ada 1 Prodi. Dari hasil pendataan awal, jumlah mahasiwa kidal pada setiap Prodi berkisar 3-5 orang. Sehingga setidaknya harus disediakan sebanyak 60-100 kursi untuk mahasiswa kidal karena saat ini semua kursi kuliah tersedia hanya ada untuk mahasiswa bukan kidal.

“Di banyak negara, penyediaan kursi kuliah untuk orang kidal ini sudah lazim dilakukan. Saya melihat pengalaman di negara-negara Asia, Eropa, Australia, juga Amerika,” jelasnya.

Untuk di Indonesia sendiri, Sudarwan mengaku kurang mengetahui pengalaman di perguruan tinggi lain di Indonesia, namun saat ini dirinya menyakini bahwa FKIP Unib bisa menjadi yang pertama. Untuk tahap awal ini penyediaan kursi bagi mahasiswa kidal ini belum bisa disediakan di setiap ruang kuliah. Diperkirakan pengaturannya bisa dipindah-pindah pada setiap gedung karena nantinya ada petugas monitor dan evaluasi

Sementara untuk di negara maju, Sudarwan melihat fasilitas kursi bagi mahasiswa kidal ini ada di setiap ruang kuliah. “Saya kurang tahu, tapi sampai saat ini saya yakini meski terbuka untuk dikoreksi, FKIP Unib akan menjadi yang pertama,” demikian Sudarwan. (key)

Berita Lainnya

Dewan Minta Temuan BPK Ditindak lanjuti

KOTA MANNA – Komisi II DPRD Bengkulu Selatan secar resmi Senin (17/6) panggil sejumlah Organisasi ...

error: Content is protected !!