Rabu , 26 Juni 2019
Home / Metropolis / Kerusakan Jalan Ditaksir Ratusan Miliar

Kerusakan Jalan Ditaksir Ratusan Miliar

BENGKULU– Polemik jalanan Kota Bengkulu rusak akibat sejumlah truk besar  batu bara dan ekspedisi bertonase tinggi melintasi jalanan dalam Kota Bengkulu terus mengundang sorotan berbagai kalangan. Pasalnya sejumlah jalan yang baru saja selesai direhab dengan menggunakan dana APBD Kota, namun kondisi jalan terancam rusak kembali.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota, Heri Ifzan menilai, kerusakan jalan dalam Kota Bengkulu selama ini disebabkan adanya truk batu bara yang kerap melintasi jalan. Padahal spesifikasi jalanan kota ini hanya sanggup menahan muatan maksimal bertonase 8 ton saja.

“Ada sekitar puluhan kilometer jalanan kota yang rusak akibat truk bertonase besar. Jika dihitung dananya jalanan yang di hotmix sekitar 1 km saja butuh biaya sekitar Rp 2 miliar untuk perbaiki. Jadi kalau jalanan kota rusak hingga puluhan kilometer keseluruhannya bisa menghabiskan anggaran perbaikan jalan mencapai ratusan miliar,” beber Heri, kemarin (21/1).

Selain itu Heri menambahkan, ruas jalan memang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Sebab kondisi jalan dalam Kota Bengkulu masih lumayan banyak yang butuh perbaikan di tiap kecamatan dan kelurahan. Belum lagi sarana irigasi yang selalu menjadi keluhan warga setempat.

“Apalagi selama ini Pemerintah Kota sudah bersusah payah dalam membangun infrastuktur jalan. Ya harapan kita kalau pembangunan jalan agar tidak terkesan mubazir perlu pengawasan ketat petugas di lapangan setiap saat, terhadap truk tonase yang berkapasitas besar itu,” ungkapnya.

Sementara Ketua Forum Peduli Masyarakat Bengkulu (FPMB), Hasbullah mengatakan, masyarakat sangat berharap persoalan truk batu bara melintasi jalanan kota yang mengakibatkan jalanan rusak bisa cepat dituntaskan. Pasalnya sebagai masyarakat kota sangat dirugikan lantaran setiap tahunnya kota selalu memperbaiki jalanan rusak hanya gara-gara truk batu bara.

“Jangan terkesan uang rakyat untuk pembangunan, malah selalu mubazir. Terutama dalam membangun jalan yang setiap tahunnya selalu rusak. Makanya pengawasan dan penjagaan secara bersama terhadap truk batu bara itu sangat penting dilakukan. Jika perlu kita akan men-support pemerintah menggelar aksi solidaritas sumbangan dana buat petugas di lapangan,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Syafriandi mengatakan, pembangunan infrastuktur kota terkhusus jalan setiap tahunnya memang mengalami peningkatan. Untuk itu ia berharap seluruh elemen bisa sama-sama menjaga dan merawat pembangunan.

“Kalau dilihat anggaran perbaikan jalan setiap tahun  memang terjadi peningkatan yang luar biasa. Bahkan malah bisa dikatakan over target. Namun ke depan anggaran infrastuktur ini tetap terus meningkat demi kemajuan daerah yang terus menggeliat, karena pembangunan jalan kebutuhan masyarakat,” papar Syafriandi. (new)

Berita Lainnya

Rohidin: Pemimpin Itu Harus Menginspirasi

BENGKULU – Sebanyak 40 pejabat eselon IV dari 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan ...

error: Content is protected !!