Kamis , 21 Februari 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Belajar Pertanian dan Pendidikan

Belajar Pertanian dan Pendidikan

CINDERAMATA: Waka I DPRD Kepahiang bertukar cinderamata dengan perwakilan DPRD Muara Enim saat berkunjung ke Kepahiang.

KEPAHIANG – Kemajuan pembangunan sektor pertanian dan pendidikan di Kabupaten Kepahiang, ternyata menjadi salah satu tolok ukur bagi beberapa kabupaten di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Kemarin (22/1), DPRD Kabupaten Muara Enim melakukan kunjungan kerja (kunker) sekaligus study banding ke DPRD Kepahiang.

Kunker DPRD Muara Enim ini bermaksud melakukan koordinasi berkaitan dengan program dan kegiatan pada bidang pertanian dan pendidikan. Kedatangan Komisi I dan Komisi II DPRD Muara Enim tersebut disambut Wakil Ketua I DPRD Kepahiang Andrian Defandra, SE dan anggota DPRD Eko Guntoro. Dalam koordinasi tersebut akan menjadi referensi mereka dalam meningkatkan bidang pendidikan dan pertanian.

“Kedatangan DPRD Muara Enim bermaksud melakukan koordinasi berkaitan dengan dukungan legislatif terhadap program dan kegiatan pada bidang pendidikan dan pertanian,” jelas Andrian.

Dijelaskan Aan –panggilan akrab Andrian—, dari hasil kunjungan tersebut pihaknya menyampaikan untuk bidang pertanian, saat ini dalam tahap peningkatan hasil kopi masyarakat dengan program kopi sambung yang dianggarkan di APBD Kepahiang sejak tahun 2018. Salah satunya adalah upaya pemerintah menyediakan bibit kopi stek dan realisasinya sampai ke masyarakat kelompok petani.

“Beberapa program pertanian kita dukung, seperti peningkatan peremajaan kopi melalui bantuan kopi sambung, bantuan pupuk serta mendorong OPD untuk mengusulkan bantuan pertanian lainnya. Program kopi sambung kita anggarkan dari APBD yang anggarannya tidak sedikit,” jelas Aan.

Kemudian Aan menerangkan dukungan anggaran pada bidang pendidikan yang secara umum dianggarkan APBD sebesar 20 persen setiap tahunnya yang ikut meningkatkan pembangunan infrastruktur bidang pendidikan. Mendukung ketersediaan tenaga pendidik hingga ke pelosok daerah.

“Penganggaran pada bidang pendidikan sudah menjadi kewajiban APBD setiap tahunnya, baik itu peningkatan infrastruktur maupun ketersediaan tenaga pendidik,” beber Aan.(sly)

Berita Lainnya

Pemkab Harus Gencar Gali Potensi PAD

KEPAHIANG – DPRD Kabupaten Kepahiang mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, untuk gencar menggali potensi ...

error: Content is protected !!