Selasa , 25 Juni 2019
Home / Olahraga / Juventus 3 vs Chievo 0 “Dendam” Terbalaskan

Juventus 3 vs Chievo 0 “Dendam” Terbalaskan

C.Ronaldo

TURIN – Pembalasan yang tuntas. Ya, begitu yang mungkin dirasakan portiere Chievo Verona, Stefano Sorrentino. Di Allianz Stadium, Turin, Selasa dini hari kemarin WIB (22/1), Sorrentino memang gagal clean sheet. Juve mampu membobol gawangnya tiga kali dari Douglas Costa (di menit ke-13), Emre Can (45′), dan Daniele Rugani (84′).

Tapi, dia mampu membalaskan dendamnya ke Cristiano Ronaldo pada giornata pertama di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Verona (18/8). Ketika Ronaldo belum mampu berkontribusi baik gol atau assists, Sorrentino malah jadi korban CR7. Setelah tabrakan dengan bintang anyar Juve itu, Sorrentino mengalami patah tulang hidung.

Nah, kemarin giliran Sorrentino yang mematahkan Ronaldo. Rekor 100 persen penalti di Serie A pemain bergaji termahal di La Vecchia Signora itu terpatahkan di tangannya. Penaltinya pada menit ke-52 sukses dibaca kiper 39 tahun itu. “Saya tahu dia akan mengarahkannya ke sisi kiri,” sebut Sorrentino kepada Sky Italia.

Penalti itu jadi penalti keempat yang mampu diblok Sorrentino dari total enam kali harus head to head dengan tendangan 12 pas. Khusus penalti Ronaldo, dia mengaku bahwa dia sudah mempersiapkannya. Bersama Lorenzo Squizzi, pelatih kiper Chievo, dia memutar ulang penalti yang pernah diekeskusi Ronaldo. Itu dia lakukan setiap sesi latihan, setiap pekan.

Terutama keempat penalti di Serie A saat menghadapi Empoli (27/10), Fiorentina (2/12), Torino (16/12), dan Sampdoria (29/12). “Meski, tendangan Ronaldo tak sekeras biasanya,” ucap kiper alumnus akademi Juventus lulusan 1998 itu. Ironisnya, pelatih kiper Juve saat ini Claudio Filippi pernah melatihnya semasa masih di Mussi Volanti -julukan Chievo. Filippi pelatih kiper Chievo hingga musim panas 2010.

“Begitu Juve mendapat penalti saya yakin itu akan jadi milik Ronaldo. Saya ingatkan dia (Sorrentino) agar tetap tenang. Tak mudah memang (menebak arah tembakan Ronald). Tapi, dia mampu menjatuhkan dirinya pada titik yang tepat,” tutur allenatore Chievo Domenico Di Carlo seperti dikutip Calciomercato.

Bagi Ronaldo kegagalan mengeksekusi penalti kemarin memang yang pertama terjadi di Serie A. Tapi, sepanjang karirnya, dia sudah pernah mengalaminya sebanyak 22 kali. Enam kali di antaranya terjadi ketika dia membela timnas Portugal. Selain itu, kegagalan menciptakan gol dari titik putih kemarin juga menggagalkan ambisi Ronaldo untuk menambah koleksi golnya di giornata 20. Padahal, dua top scorer Serie A lainnya -Fabio Quagliarella dan Duvan Zapata, tak mampu menambah koleksi golnya.

Seolah telah mengetahui bahwa Ronaldo tak lagi beruntung menunjukkan status Penaldo -julukan Ronaldo- yang kerap mencetak gol dari titik putih, tactician Juve Massimiliano Allegri memilih untuk tidak melihat ke arah gawang Sorrentino ketika Ronaldo mengambil penalti. Hal yang tak biasa dilakukan Allegri.

Seperti dikutip Tutto Juve, Allegri sudah punya feeling Ronaldo gagal menjalankan tugas sebagai algojo penalti. ”Dia (Ronaldo) mengeksekusi penalti itu sama seperti ketika sesi latihan penalti pada pagi hari (sebelum laga) di Vinovo. Dan saat latihan pun dia gagal melakukannya,” kata Allegri.

Allegri menyoroti permainan Ronaldo sepanjang paro pertama. ”Dia banyak membuang-buang peluang gol. Hal yang sebenarnya lebih bagus saat babak kedua. Sayang, dia tak mampu menjalaninya dengan enjoy,” tambah Allegri. Dari delapan kali peluang Ronaldo sepanjang laga kemarin, hanya dua yang mengarah ke Sorrentino. Persentase kegagalan terburuk Ronaldo pada laga-laga Serie A. “Apapun itu, yang terpenting kami masih mampu memenangi laga,” katanya. (ren)

Berita Lainnya

Gubernur Lepas 5 Petarung MMA

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA, melepas secara resmi lima petarung amatir ...

error: Content is protected !!