Kamis , 12 Desember 2019
Home / Daerah / Kaur / Semerawut, PK5 Kembali Ditertibkan Satpol PP

Semerawut, PK5 Kembali Ditertibkan Satpol PP

TERTIBKAN: Anggota Satpol PP membantu pedagang pindah karena tidak boleh jualan di trotoar jalan.

KOTA BINTUHAN – Mulai musim buah-buahan di Kaur dan sekitarnya memunculkan pedagang kaki lima (PK5) di sekitar Lapangan Merdeka Bintuhan. Pedagang kaki lima ini membuat sekitar lapangan semerawut karena tidak tertata dengan rapi. Sampah yang menumpuk juga menjadikan pemandangan sekitar seperti pasar.

Apalagi dalam menjajakan dagangan, pedagang durian, duku, rambutan dan manggis kerap memasang terpal di atas trotoar jalan. Akibatnya menutupi gedung kuliner milik Pemkab Kaur di belakangnya. Suasana ini sudah jadi pemandangan setiap hari hingga harus ditertibkan Satpol PP dan Damkar Kaur.

“Hari ini (kemarin, red) semua PK5 di trotoar jalan kita minta pindah dan semua terpalnya kita bongkar. Jangan ada lagi yang berjualan di atas trotoar jalan. Kalau mau jualan masuk ke halaman gedung kuliner karena sudah ada tenda yang kita siapkan,” terang Kadis Satpol PP dan Damkar Kaur, Jon Harimol, M.Si melalui Kabid Trantib, Sulaiman Efendi.

Dibantu anggota Satpol PP, pedagang buah di trotoar jalan terpaksa pindah ke halaman gedung kuliner. Semua pedagang tidak bisa berbuat banyak, karena puluhan anggota Satpol PP Kaur sudah siaga dan minta mereka pindah. Jika tidak, mereka akan dilarang berjualan di sekitar lapangan merdeka.

Selain merusak pemandangan, penjualan buah di atas trotoar yang selama ini dapat menyebabkan laka lantas. Karena sudah kebiasaan pembeli tidak sembarangan parkir dan membeli buah-buahan tanpa turun dari sepeda motor. Sementara jalan tersebut merupakan jalan lintas utama Bengkulu-Lampung. “Jika masih ada yang jualan di atas trotoar akan kita tertibkan dan saya harap pedagang memahami agar lokasi yang ada tetap indah dipandang mata,” pungkas Sulaiman.(cik)

Berita Lainnya

Pemerintah Kabupaten-Investor MoU Ternak Sapi

KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos, M,AP, Rabu (11/12) melakukan penandatanganan MoU dengan ...

error: Content is protected !!