Rabu , 24 April 2019
Home / Berita utama / Kepala BPKD Segera Diperiksa Dugaan Keterlibatan Gratifikasi Pernikahan Anak Mantan Gubernur

Kepala BPKD Segera Diperiksa Dugaan Keterlibatan Gratifikasi Pernikahan Anak Mantan Gubernur

BENGKULU – Dugaan kasus gratifikasi atau pemberian hadiah pesta pernikahan anak (Mantan) Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti tahun 2016 lalu terus digeber penyidik Subdit Tipidkor Direktorat Reskrimsus Polda Bengkulu. Bahkan, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait sesuai dengan pengaduan yang disampaikan Rofiq Somantri, SH.

Terutama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu, Heru Susanto yang segera diperiksa polisi. Dalam laporan Rofiq, diduga pemotongan upah pungut pajak (UP) Rp 5 juta kepada sejumlah pejabat di bawah lingkungan BPKD Provinsi Bengkulu berdasarkan instruksi Heru Susanto.

“Saya fikir akan kita verbalkan, dalam artian akan kita mintai keterangan tertulis untuk memberikan klarifikasi terhadap pengaduan dari masyarakat tersebut,” kata Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Ahmad Tarmizi melalui Kasubdit Tipidkor AKBP. Andi Arisandi, S.IK.

Andi mengatakan, jika setelah menindaklanjuti adanya pengaduan yang disampaikan masyarakat langsung mereka tindaklanjuti. Sebagai langkah awal, kata Andi, pihaknya sudah meminta keterangan ke masyarakat yang mengadukan. Hanya saja, keterangan awal dirasa masih belum cukup maka akan dilakukan klarifikasi kembali.

“Ya kita dapat pengaduan dari masyarakat, makanya masih dalam proses penyelidikan, itu yang kita lakukan sekarang. Pengaduan sudah kita terima dan masih dalam proses. Beberapa orang sudah kita mintai klarifikasi,” ujar Andi.

Dikatakan Andi, sudah menjadi kewajiban mereka menindaklanjuti adanya pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat. Nantinya, dalam penyelidikan yang dilakukan untuk mengungkap fakta-fakta apa yang ada di dalam pengaduan yang disampaikan tersebut.

“Fakta-fakta apa yang ada disitu, itu yang lagi kita kumpulkan sekarang. Karena baru kemarin, kita mintai keterangan, makanya nanti ada beberapa tambahan yang akan kita mintai keterangan lagi,” ujarnya.

Andi juga mengaku, dalam pengaduan yang disampaikan tersebut juga disertakan dengan beberapa dokumen sebagai bukti awal dalam penyelidikan yang mereka lakukan tersebut. Kedepan, lanjut dia, pihak-pihak yang terkait dalam pengaduan akan dilakukan klarifikasi dalam rangka proses penyelidikan yang sedang dilakukan.

Sementara itu, Rofiq Somantri saat ditanyakan berkenaan dengan kesiapannya dimintai keterangan kembali oleh penyidik. Dirinya memastikan akan siap membeberkan semuanya agar menjadi jelas dan terang benderang. Begitu juga saat RB tanyakan perihal peran Heru Susanto yang waktu itu selaku Plt Kepala Dispenda Provinsi Bengkulu (Saat ini menjabat Kepala BPKD Provinsi Bengkulu).

“Perannya sentralistik sekali, semuanya atas perintah dia semua, sementara yang mengkoordinir pemotongan tersebut atas perintah dia (Heru,red),” terang Rofiq.

Berkenaan dengan pernyataan Heru yang menyebut jika dalam kejadian ini Rofiq tidak melihat menyaksikan apa yang dilaporkan tersebut menurutnya memang tidak. Akan tetapi, dirinya memiliki bukti-bukti bahwa kejadian pemotongan upah pungut tersebut memang terjadi. “Secara tidak langsung dengan telah dikembalikan membuktikan kalau tindak pidana itu sempurna,” sampai Rofiq.

Justru, kata Rofiq, andai saja dirinya melihat langsung adanya pemotongan tersebut maka sudah barang tentu tidak akan disuruhnya dan akan dicegahnya agar tidak terjadi gratifikasi. “Tinggal lagi kita serahkan dengan penyidik untuk mengambil tindakan dengan  penyitaan terhadap barang-barang bukti itu. Hentikanlah yang namanya memutarbalikkan fakta kebenaran,” pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, penyidik Dit Reskrimsus Polda Bengkulu saat ini sedang mengusut kasus dugaan gratifikasi atau pemberian hadiah pesta pernikahan anak (Mantan) Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti tahun 2016 lalu. Gratifikasi tersebut diduga berasal dari pemotongan insentif upah pungut (UP) pajak. (zie)

 

Berita Lainnya

Tingkatkan Sumber Daya Manusia di Desa Melalui Akademi Paradigta

KUBU RAYA – Pemberdayaan perempuan terus digenjot di lini masyarakat desa, hal tersebut dinilai penting ...

error: Content is protected !!