Rabu , 22 Mei 2019
Home / Daerah / Lebong / Lebong Anggar Rp 8 M

Lebong Anggar Rp 8 M

LEBAR: Jalan lintas Muara Aman-Curup di Desa Karang Dapo Atas sudah dilebarkan akan dilanjutkan hotmix tahun ini.

PELABAI – Tahun ini Pemkab Lebong kembali menyubsidi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk peningkatan sarana jalan. Yakni melanjutkan pelebaran jalan lintas Muara Aman-Curup, persisnya segmen Kelurahan Turan Lalang-Kelurahan Mubai, Kecamatan Lebong Selatan. Untuk mengakomodir pelebaran jalan sepanjang 7 kilometer itu, Pemkab Lebong telah menganggarkan dana Rp 8 miliar dalam APBD Lebong tahun ini.

Teknisnya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRHub) Lebong hanya akan melakukan pelebaran dan pengerasan. ‘’Hotmixnya akan dianggarkan tahun depan (2020, red),’’ kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong, Ir. Eddy Ramlan, M.Si.

Selain itu, Pemkab Lebong juga akan melakukan hotmix untuk jalan yang sudah dilebarkan tahun 2018. Yakni segmen Desa Karang Dapo Atas, Kecamatan Bingin Kuning-Kelurahan Turang Lalang, Kecamatan Lebong Selatan dengan panjang jalan 5 kilometer.

‘’Dalam APBD Lebong tahun ini sudah dianggarkan dana senilai lima miliar rupiah,’’ ungkap Eddy.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRHUb Kabupaten Lebong, Ferdinan Agustian, ST menjelaskan, spesifikasi pelebaran jalan mencapai 2 meter. Masing-masing 1 meter untuk sisi kanan dan kiri jalan.

‘’Titik nolnya di Kelurahan Turan Lalang, persisnya di titik terakhir jalan yang sudah dilebarkan sampai Jembatan Air Pauh, Kelurahan Mubai,’’ tukas Agustian.

Sebelum direalisasikan, lanjut Agustian, pihaknya akan menyurati masing-masing camat, lurah dan kepala desa yang wilayahnya masuk jalur pelebaran jalan. Intinya masing-masing perangkat pemerintahan diminta membantu PUPRHub sosialisasi ke masyarakat. ‘’Harapan kami seluruh masyarakat mendukung pembangunan ini,’’ tutur Agustian.

Sebagai bentuk dukungan, setiap pemilik rumah yang bangunan rumahnya, baik itu pagar atau teras yang masuk bahu jalan segera membongkar sendiri bangunannya. Mengingat pemerintah tidak menganggarkan biaya untuk relokasi bangunan yang terkena pelebaran sama halnya pelebaran jalan yang telah dilakukan Pemkab Lebong sejak 2016. ‘’Kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang akan dicanangkan Pemkab Lebong,’’ tutup Agustian.(sca)

Berita Lainnya

Rumah Penerima Bansos Ditempeli Stiker Miskin

PELABAI – Dalam waktu dekat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) Kabupaten Lebong akan ...

error: Content is protected !!