Jumat , 19 April 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / 18 Km Jalan Dibuka Menuju Lebong Tandai

18 Km Jalan Dibuka Menuju Lebong Tandai

MOLEK: Kendaraan tradisional Motor Lori Ekspres (Molek) yang saat ini digunakan masyarakat Desa Lebong Tandai untuk keluar masuk desa.

ARGA MAKMUR – Pertengahan tahun ini Pemkab Bengkulu Utara (BU) memastikan akan mewujudkan keinginan masyarakat Desa Lebong Tandai yang sudah lebih 20 tahun diajukan, yakni pembukaan badan jalan. Selama ini warga Desa Lebong Tandai – Napal Putih hanya menggunakan akses kendaraan Motor Lori Ekspres (Molek) untuk keluar masuk desa.

Bupati BU, Ir. H Mian menuturkan, akan menggandeng TNI dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk pembukaan badan jalan tersebut. Ada sekitar 18 Km jalan yang  akan dibuka dan bekerja sama dengan PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) yang juga memiliki lahan Hak Guna Usaha (HGU) di sekitar desa.

“Jadi sudah kita siapkan programnya untuk tahun ini. Bekerja sama dengan TNI,” kata Mian, kemarin (27/1).

Tahun ini Pemkab BU hanya akan membuka badan jalan dari Desa Napal Putih menuju Desa Lebong Tandai. Meskipun baru jalan tanah, namun masyarakat memiliki akses jalan keluar masuk yang bisa dilalui kapan saja.

“Desa tersebut merupakan desa tua yang memiliki banyak cerita sejarah. Jika memang ada akses jalan, ini akan sangat membantu masyarakat dan membuka mereka dari keterisoliran,” ujarnya.

Setelah ada badan jalan, Pemkab BU baru bisa mengalokasikan dana tahun-tahun berikutnya untuk peningkatan kapasitas jalan seperti pengerasan dan semacamnya.

Namun, meskipun sudah akan dibangun badan jalan namun Pemkab BU tidak akan menyia-nyiakan kendaraan Molek berikut rel penunjangnya. Pemkab BU akan memperbaiki rel tersebut dan akan dijadikan destinasi wisata baru bagi masyarakat.

“Molek ini kendaraan sejarah yang dahulunya digunakan penjajah Belanda untuk mengangkut emas dari Desa Lebong Tandai. Setelah aksesnya kita perbaiki, maka ini akan bisa mengundang wisatawan,” pungkas Mian. (qia)

Berita Lainnya

APBD Bengkulu Utara Habis Untuk Bayar Gaji Pegawai

ARGA MAKMUR – Minimnya APBD Bengkulu Utara yang hanya Rp 1,2 triliun tentunya menjadi sulit ...

error: Content is protected !!