Minggu , 18 Agustus 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Jaga Bunga Rafflesia

Jaga Bunga Rafflesia

CURUP – Dalam kurun waktu dua tahun belakangan, di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, warga berhasil menemukan keberadaan Bunga Langka dan termasuk jenis terbesar di Dunia Rafflesia Arnoldi. Padahal selama ini keberadaan bunga tersebut sering ditemukan dan memang menjadi salah satu habitatnya di wilayah Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terutama dalam kawasan hutan jalan lintas Benteng-Kepahiang.

Dua tahun belakangan, diantaranya temuan Bunga Rafflesia Tumbuh dan mekar sempurna yaitu tahun 2017 ditemukan di Hutan Lindung Bukit Balai Rejang dan di Desa Pal Batu Kecamatan Selupu Rejang. Sedangkan tahun 2018 juga ditemukan mekar di wilayah Desa Air Dingin Kecamatan Sindang Kelingi dan Desa Dataran Tapus Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR).

‘’Terbaru kita juga sudah mendapatkan laporan lagi dari warga yaitu di wilayah Desa Kampung Melayu Kecamatan Bermani Ulu. Dengan banyaknya temuan tersebut, apalagi berada di berbagai wilayah kecamatan berbeda, ini menunjukan Kabupaten Rejang Lebong menjadi salah satu wilayah habitat puspa langka tersebut,’’ kata Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Kantor Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Hayu kepada RB.

Dengan adanya temuan baru tersebut, Hayu menyebutkan, mereka berencana akan segera melakukan kunjungan dan pengecekan ke lokasi temuan bunga Rafflesia. Ini untuk memastikan keselamatan puspa langka tersebut serta langkah untuk menjaga dan melestarikannya dari tangan-tangan jahil nantinya.

Apalagi, sambung Hayu, menurut laporan, selain bunga yang sedang mekar sempurna ditemukan tidak jauh dari lokasi ada bekas bongkol yang sudah membusuk dan diperkirakan juga merupakan sisa-sisa bunga raflesia yang sudah mekar. Karena Bunga ini mekar dan tumbuh setelah melakukan simbiosis yang terdiri dari akar dan pohon sebagai tempatnya inangnya menempel.

‘’Kita ingin memastikan agar inang-inang pada pohon bunga raflesia tersebut jangan sampai mati apalagi dirusak. Agar nantinya bunga endemik Provinsi Bengkulu ini bisa terus hidup dan mekar untuk selanjutnya. Kita berharap warga masyarakat yang berada di sekitaran lokasi temuan bisa ikut menjaga dan melestarikan bunga langka tersebt,’’ demikian Hayu.(dtk)

Berita Lainnya

Ajak Masyarakat Ikut Berkontribusi

CURUP – Bupati Rejang Lebong Dr. H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si mengajak masyarakat, khususnya masyarakat ...

error: Content is protected !!