Senin , 27 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Kenaikan Honor Penyuluh Tak ada Berkaitan Pilpres

Kenaikan Honor Penyuluh Tak ada Berkaitan Pilpres

PASAR MANNA – Kementerian Agama (Kemenag) Bengkulu Selatan (BS) membantah keras kenaikan honorarium para penyuluh agama, demi mendukung  Pilpres 2019. Kenaikan honor dari Rp 500 ribu menjadi Rp 1 juta mulai Januari, tujuannya agar penyuluh agama ikut mendamaikan suasana dan bukan jadi penebar hoaks.

Kepala Kemenag BS, H. Arsan S Ibrahim, M.HI, mengatakan kenaikan honor tidak ada kaitan dengan Pemilu 2019. “Ini tidak berkaitan dengan tendensi politik. Tetapi tentang hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi. Keberadaan penyuluh agama harus berfungsi meredam dan damaikan suasana,” terang Arsan.

Arsan mengajak penyuluh agama Islam (PAI) BS  untuk ikut aktif dalam gerakan moderasi beragama di Indonesia. PAI juga diingatkan untuk tak ikut sebar hoaks dan informasi yang mengandung ujaran kebencian.

‘’Dengan semangat menguatkan moderasi beragama, jika ada penyuluh yang ikut sebarkan hoaks, atau ujaran kebencian, memprovokasi, dan yang lainnya akan kami evaluasi. Lalu kami lakukan perekrutan ulang,” tegas Arsan.

Ditjen Bimas Islam sudah mengirim surat pada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama di seluruh Indonesia agar melakukan evaluasi atas kinerja penyuluh. Apalagi Kemenag juga sudah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 10 Tahun 2019 yang mengatur kenaikan besaran honorarium bagi penyuluh agama yang semula sebesar Rp 500 ribu menjadi Rp 1 juta.

“Saya tegaskan lagi, kebijakan ini tidak ada unsur politik jelang Pilpres. Tapi untuk mendamaikan suasana di masyarakat yang semakin memanas jelang Pilpres,’’ tandasnya.

Perlu diketahui, Kebijakan Menag Lukman Hakim Saefuddin menaikkan honor penyuluh agama, untuk memenuhi janji bahwa setelah 4 tahun, ini tidak ada kenaikan honorarium. Kenaikannya tidak tanggung-tanggung mencapai 100 persen. Jadi penyuluh agama bisa mengantongi honor Rp 1 juta setiap bulannya.(tek)

Berita Lainnya

ASN Dilarang Terima Parcel 

KOTA MANNA – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bengkulu Selatan (BS) dilarang menerima kiriman bingkisan ...

error: Content is protected !!