Jumat , 26 April 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Siang Ini, Pedagang Ampera Gelar Demo

Siang Ini, Pedagang Ampera Gelar Demo

AMPERA: Kondisi jalan di Pasar Ampera sejak dipasang portal oleh Disperindagkop BS.

KOTA MANNA – Kalau tidak ada kendala teknis, hari ini (Senin, 28/1) dipastikan aktivitas Pasar Ampera mogok berjualan. Lantaran seluruh pedagang akan menggelar aksi demo ke Kantor Bupati Bengkulu Selatan (BS).

Para pedagang menuntut Pemkab BS tidak memberlakukan pemasangan portal pada empat titik di Pasar Ampera. Karena menurut para pedagang, kebijakan  tidak populis ini merugikan mereka (pedagang- red).

Koordinator aksi demo Yuniarti mengatakan pihaknya akan sampaikan tuntutan pada Pemkab untuk melepas kembali portal yang telah dipasang oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) BS. Karena sejak dipasang portal di empat titik, para pedagang merasa kurang pembeli. Kami pedagang Ampera akan berdemo di kantor bupati Senin (28/1). Kami menuntut Pemkab membuka portal,” terang Yuniarti.

Pernyataan yang sama juga dikatakan Yadi, pedagang Pasar Ampera. Ia meminta kebijakan adail dari Pemkab dalam masalah portal. Bila tetap dipasang, pedangang akan terus berurusan dengan Disperindagkop. Dan berberapa waktu lalu portal sempat dibuka karena adanya bentuk protes pedagang. Tapi oleh Disperindagkop kembali dipasang.

‘’Kita pernah gelar hearing dengan Disperindagkop di DPRD. Tapi tidak menghasilkan kesepakatan yang berarti. Makanya kami akan menggelar aksi demo ke Kantor Bupati BS,” ujar Yadi.

Menanggapi tuntutan para pedagang Pasar Ampera, anggota Komisi I DPRD BS, H. Supin, mengatakan para pedagang boleh saja sampaikan aspirasinya pada Pemkab untuk mencari solusi secara bersama. “Boleh mereka berdemo, itu hak mereka. Tetapi kebijakan Disperindag tersebut harus dierima para pedagang, karena itu ada baiknya,” ungkap Supin.

Pernyataan lain disampaikan anggota Komisi I, Haswat. Disperindagkop harus memberikan kenyamanan terhadap para pedagang Ampera dengan adanya pemasangan Portal. “Untuk meyakinkan para pedagang agar bisa menerima ada portal itu memang sulit, Tapi Disperindag harus berikan kenyamanan pada mereka seperti adanya solusi lain agar kios pedagang tetap terisi dan ramai,” jelasnya.(tek)

Berita Lainnya

Polisi Amankan 20 Jerigen Tuak

PINO – Mendapat laporan dari masyarakat Kecamatan Pino Masat soal tuak, Polres Bengkulu Selatan (BS) ...

error: Content is protected !!