Selasa , 25 Juni 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Tenaga Honda Naik Status

Tenaga Honda Naik Status

MUKOMUKO – Sebanyak 119 tenaga honorer daerah, khususnya yang selama ini bertugas sebagai tenaga kependidikan, tahun ini naik status. Yakni yang sebelumnya sebagai tenaga kependidikan, sekarang menjadi tenaga pendidik atau guru. Jadi bukan gaji bulanan saja yang naik bagi honorer daerah (Honda) ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko, tahun ini memberi peluang alih profesi pada sebagian tenaga Honda. Khususnya dari jabatan sebagai tenaga kependidikan, naik menjadi tenaga pendidik.

Data sementara yang dimiliki Disdikbud, paling sedikit ada peluang 119 orang tenaga kependidikan beralih status menjadi tenaga pendidik Honda. Dengan beralih status, maka berbeda juga gaji bulanan yang bakal mereka dapatkan.

Dari tenaga kependidikan hanya mendapat Rp 800 ribu perbulan, bertambah jadi Rp 1 juta perbulan. Sebagaimana dibenarkan Kepala Disdikbud Mukomuko Winarno, S.Pd.

Lebih lanjut dikatakan peluang alih profesi itu hanya berlaku bagi tenaga kependidikan yang sudah menyelesaikan pendidikan sarjana (S1)-nya. Dengan kualifikasi sebagai guru, dibuktikan gelar yang disandangnya berupa S.Pd atau S.Pd.SD.

‘’Gelar selain itu, tidak ada peluang untuk yang bersangkutan mengajukan pengalihan profesi dari tenaga kependidikan menjadi tenaga pendidik,’’  tegas Winarno.

Untuk sementara ini yang alih fungsi dari tenaga kependidikan jadi guru sebanyak 105 orang, ditambah 14 orang dari PAUD. Untuk pengalihan 119 guru tersebut sudah disampaikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko. Untuk finalnya masih tunggu hasil telaah, verifikasi, dan penetapan dari BKPSDM. ‘’Rekomendasi yang dialih fungsikan dari TU ke guru sudah ke BKPSDM,” imbuh Winarno.

Soal kenaikan gaji tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Honda, sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 13,8 miliar. Anggaran itu meningkat Rp 800 juta dibandingkan anggaran untuk keperluan yang sama tahun 2018. Dengan jumlah tenaga Honda dibawah naungan Disdikbuk 1.204 orang. Terdiri guru Honda sebelum ada pengalihan status sebanyak 747 orang. Sisanya merupakan tenaga kependidikan.

‘’Bertambahnya anggaran itu guna mengakomodir kenaikan gaji dua item itu. Tenaga pendidik dari sebelumnya hanya Rp 950 ribu perbulan, kini menjadi Rp 1 juta perbulan. Sedangkan tenaga kependidikan dari Rp 800 ribu, naik menjadi Rp 850 ribu perbulan,” demikian Winarno.(hue)

Berita Lainnya

Mukomuko Terima Bantuan 200 PJU

MUKOMUKO – Pemkab Mukomuko tahun ini juga dapat bantuan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 200 unit. ...

error: Content is protected !!