Minggu , 18 Agustus 2019
Home / Olahraga / 2 Crystal Palace vs Tottenham Hotspur 0

2 Crystal Palace vs Tottenham Hotspur 0

LONDON – Pekan lalu Tottenham Hotspur tersisih dari Piala Liga usai takluk 2-4 dalam adu penalti lawan Chelsea (25/1) di babak semifinal. Kemarin (28/1) di Selhurt Park giliran klub ibukota lain yang mengkandaskan Spurs di putaran keempat Piala FA. Tuan rumah Crystal Palace menang 2-0 atas Spurs.
Keok di dua kompetisi musim ini membuat asa tersisa The Lilywhites buat meraih trofi musim ini tinggal Premier League dan Liga Champions. Di Premier League, Spurs menduduki posisi tiga dan berjarak sembilan angka dari Liverpool sang pemuncak (51-60). Sedang di Liga Champions, Spurs bertemu Borussia Dortmund di 16 besar 14 Februari mendatang.
“Tentu saja saya kecewa setelah hasil Kamis (24/1) (lawan Chelsea, red.) dan hari ini (kemarin, red.) kami terlempar dari dua kompetisi sekaligus. Tak ada ungkapan yang lebih pas selain kekecewaan,” kata Pochettino kepada Daily Mail.
Eks pelatih Espanyol dan Southampton tersebut mengerti betapa keinginan sukses fans Spurs dalam meraih trofi. Namun Pochettino menggaris bawahi justru konsistensi masuk empat besar dan bermain di Liga Champions jadi target terbesar Spurs pada eranya.
“Kita hanya akan membangun perdebatan soal apakah memenangi trofi akan membantu klub menjadi lebih baik. Saya tak setuju hal itu karena pembahasan itu hanya mempertebal ego,” ucap Pochettino.
Diterpa berbagai masalah ditambah keapesan yang dihadapi Spurs bulan ini maka lengkaplah olok-olok Spursy buat Pochettino. Mulai cederanya Harry Kane dan Dele Alli, kehilangan Son Heung-min karena masih kelelahan usai membela Korsel di Piala Asia 2019, sampai kegagalan pemain-pemain Spurs dalam eksekusi penalti terjadi tak sampai 14 hari!
“Saya tak menyesal karena melakukan rotasi sebab kami sudah memainkan tim terbaik yang kami punya saat ini. Dengan jadwal yang ada maka saya harus membuat keputusan, mengistirahatkan pemain, dan rotasi,” tutur pelatih yang punya rasio kemenangan 56,7 persen itu.
Dalam starting XI Spurs kemarin absennya Christian Eriksen, Harry Winks, Toby Alderweireld, Hugo Lloris, dan Ben Davies memang disorot. Sebenarnya ada satu nama lagi yang sudah hadir di London namun tak dibawa yakni Son Heung-min.
“Kami akan bermain lagi di Premier League pada Kamis (31/1) WIB dan Sabtu (2/2) mendatang. Musim ini sangat berat dan menjadi tantangan besar buat kami melaluinya,” ujar Pochettino.
Kamis dini hari (31/1) di Stadion Wembley, Spurs akan melawan Watford di matchweek 24. Kemudian disusul matchweek 25 Sabtu (2/1) Spurs akan menjadi tuan rumah melawan Newcastle United.
Nah, meski tak diakui sepenuhnya jika absennya Harry Kane, Dele Alli, dan Son Heung-min memberikan dampak buruk namun hasil sekali menang dan dua kali kalah menjadi bukti sahihnya. Yakni menang 2-1 atas Fulham (20/1), kalah 1-2 dari Chelsea (25/1), dan 0-2 oleh Crystal Palace kemarin (28/1).
“Ketika timmu kalah pasti akan berbagai opini dan pendapat tentang mengapa timnya kalah. Semua analisis benar karena kami memang faktanya terlempar dari Piala FA hari ini,” tutur pria kelahiran Murphy Argentina itu.
Pochettino dalam laga kemarin juga tak menyalahkan eksekusi penalti Kieran Trippier yang meleset. Pada menit ke-43, Patrick van Aanholt melanggar bek Spurs Juan Foyth di kotak penalti. Wasit Kevin Friend pun menunjuk penalti. Sayang eksekusi bek kanan Inggris di Piala Dunia 2018 itu melenceng ke arah kanan gawang Palace yang dijaga Speroni.
Dua gol Palace di laga kemarin dihasilkan Connor Wickham pada menit kesembilan. Gola Wickham ini diapresiasi setelah 799 hari lalu. Gol kedua Palace lahir dari penalti eks pemain Spurs Androw Townsend (34′). Penalti berikan wasit Friend karena bek kiri Spurs Kyle Walker-Peters melakukan handball di kotak penalti.
Seperti ditulis Daily Mail gelandang Harry Winks membuat testimoni mengejutkan soal kegagalan timnya dalam mengeksekusi penalti. Setelah kalah dari Chelsea (25/1), Winks berkata kalau Spurs dan Pochettino memang tak pernah mempersiapkan diri berlatih penalti. Spurs percaya diri karena menang 1-0 di pertemuan pertama (9/1).
“Seperti kata pelatih, terkadang menang terkadang kalah dalam adu penalti. Pun demikian setiap eksekutor bisa juga masuk kadang juga meleset,” tutur Winks. “Itulah sepak bola yang kami alami,” tambah pemain berusia 22 tahun tersebut.(dra)

Berita Lainnya

Dulang 4 Emas, Juga Raih Best Of The Best

Selama ini nyaris tak terdengar eksistensi maupun prestasi para Karateka Gojukai Provinsi Bengkulu pada perhelatan ...

error: Content is protected !!