Minggu , 26 Mei 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Butuh 4.000 Ha Bantuan Padi

Butuh 4.000 Ha Bantuan Padi

LAHAN SAWAH: Salah satu lahan persawahan di Kabupaten Kepahiang, yang memungkinkan mendapatkan bantuan benih padi tahun ini.

KEPAHIANG – Guna peningkatan produksi padi untuk beberapa tahun ke depan, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kepahiang tahun ini mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk bantuan benih padi seluas 4.000 hektare. Usulan yang disampaikan kepada Direktorat Jenderal Ketahanan Pangan tersebut untuk menyukseskan program nasional dalam rangka Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, dan Kedelai (Pajale), yang diinisiasi pemerintah pusat sejak tahun 2014 lalu.

Diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Hernawan, S.PKP, pada tahun 2018 lalu Kabupaten Kepahiang juga mendapatkan bantuan benih padi, namun hanya seluas 865 hektare, untuk lahan persawahan produktif seluas 5.287 di Kabupaten Kepahiang.

“Usulan bantuan ini disesuaikan berdasarkan jumlah areal persawahan produktif yang kita miliki saat ini. Kendati usulan kita nanti tidak diakomodir seutuhnya, setidaknya kita berharap 20 persen dari usulan tersebut bisa diakomodir pemerintah pusat,” jelas Hernawan, kemarin (28/1).

Selain mengusulkan benih padi unggul, Pemkab Kepahiang juga mengusulkan beberapa bantuan lain seperti handtractor, pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya. Di sisi lain, Kabupaten Kepahiang tahun ini juga mendapat kucuran bantuan dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, yakni berupa bibit buah manggis untuk 50 hektare lahan perkebunan. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan kepada kelompok tani yang ada di seluruh Kabupaten Kepahiang, melalui hasil survei dan analisa yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang nantinya.

Dalam penyaluran bantuan tersebut nantinya pihaknya akan melakukan seleksi dan survei atas kelayakan dari lahan milik kelompok tani. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pendataan terkait jumlah kelompok tani yang ada di Kabupaten Kepahiang, baru kemudian melakukan survei dan analisa kelayakan.

“Bantuan seperti ini baru pertama kita dapatkan, dan berbeda dengan bantuan pertanian yang didapat sebelumnya. Untuk itu kita juga masih menunggu Juklak dan Juknis dari Kementerian Pertanian, sebelum akhirnya melakukan pendataan dan survei,” ujar Hernawan.

Selain mendapatkan pengadaan bibit manggis, tahun ini Kabupaten Kepahiang juga mendapatkan bantuan pusat berupa bibit bawang putih seluas 75 hektare, bawang merah 25 hektare, cabai 40 hektare, dan jahe 10 hektare. Bantuan ini sudah bergulir sejak 3 tahun lalu dan sampai saat ini di Kabupaten Kepahiang.

“Sama halnya dengan pembagian bibit sebelumnya, tahun ini bibit bantuan pemerintah pusat ini juga akan dibagikan kepada para petani yang tergabung dalam kelompok tani, dan telah terdaftar di Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang,” terangnya.

Melalui bantuan ini, Hernawan berharap para petani di Kabupaten Kepahiang bisa lebih mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraannya. “Kita berharap bantuan ini bisa menjadi cikal bakal kemandirian para petani di Kabupaten Kepahiang, dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan para petani,” tutupnya. (sly)

Berita Lainnya

Jalan Lintas Sumatera Rusak

KEPAHIANG – Jelang arus mudik lebaran, beberapa titik jalan lintas Sumatera di Kabupaten Kepahiang rusak ...

error: Content is protected !!