Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Distan Nilai Aktivitas Tambang Ancam Irigasi

Distan Nilai Aktivitas Tambang Ancam Irigasi

ARGA MAKMUR – Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Bengkulu Utara (BU) turun ke kawasan persawahan Kecamatan Tanjung Agung PAlik (TAP), kemarin. Hal ini terkait aksi demo masyarakat empat desa yang menolak tambang baru sungai PT. Ferto Rejang seminggu lalu.

Hasilnya ? Dinas TPHP tak menampik bakal adanya dampak negatif pada fasilitas pertanian terutama irigasi dan bendungan yang mengancam 280 hektare persawahan masyarakat. Hal ini diungkapkan Kadis TPHP Kuasa Baru, SP pada RB kemarin. “Jarak kita asumsikan sekitar 1 km dengan lokasi bendungan dan irigasi. Lambat laun akan ada dampak, katakanlah 3 sampai lima tahun ke depan,” katanya.

Ia mengaku selain Izin Usaha Pertambangan (IUP) diterbitkan oleh Pemprov Bengkulu, Dinas TPHP BU juga tidak dimintai pendapat saat saat penerbitan izin tersebut terutama terkait dengan fasilitas pertanian dan kawasan persawahan.       “Jadi kita mengetahuinya setelah ada gejolak dari petani dan kelompok tani,” bebernya.

Seluas 280 Ha lebih kawasan persawahan Desa Tanjung Agung sudah masuk dan didaftarkan Dinas TPHP ke Kementerian Pertanian senagai kawasan ketahanan pangan nasional. Kawasan tersebut masuk dalam kawasan penghasil padi dan jagung yang pengawasannya bekerjasama dengan TNI. “Kita mengajukan untuk pertemuan bersama Dinas ESDM Provinsi Bengkulu dan Dinas Lingkungan Hidup membahas areal persawahan tersebut,” jelas Barus.(qia)

 

Berita Lainnya

Pedagang Mulai Ditertibkan

ARGA MAKMUR – Dinas Perdagangan Bengkulu Utara bekerjasama dengan Satpol PP mulai melakukan penertiban pedagang ...

error: Content is protected !!