Rabu , 20 Februari 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Dua Warga Seberang Musi Positif Terinfeksi HIV

Dua Warga Seberang Musi Positif Terinfeksi HIV

KEPAHIANG – Dua warga Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang, kemarin (28/1) diketahui positif terinveksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak RSUD Kepahiang, terhadap beberapa pasien. Diketahui kedua warga yang terinveksi HIV ini adalah ibu dan anaknya yang masih Balita.

Plt Direktur RSUD Kepahiang, dr. Febi Nursanda melalui Kabag Tata Usaha (TU), H. Tajri Fauzan,SKM, M.Kes ketika dikonfirmasi mengungkapkan, diketahui adanya warga yang menderita HIV/AIDS tersebut berawal dari pemeriksaan yang dilakukan kepada beberapa pasien RSUD yang mengeluhkan sakit.

“Awalnya ada pasien kita yang mengeluhkan sakit terus-menerus, dan setelah kita lakukan pemeriksaan diketahui bahwa ibu dan anak Balita tersebut positif terinveksi HIV/AIDS. Untuk nama keduanya, kita tidak bisa menyebutkannya,” jelas Tajri, kemarin (28/1).

Dijelaskan Tajri, kecurigaan pihaknya berawal dari keluhan yang dialami oleh kedua pasien ibu dan anak ini. Anaknya yang masih Balita tersebut mengalami sariawan berkepanjangan, dan berat badan yang semakin lama semakin berkurang.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan, anaknya positif HIV. Kemudian kita juga memeriksa ibunya, dan hasilnya pun sama,” terang Tajri.

Kendati keduanya diketahui terinveksi HIV/AIDS, namun pihak RSUD Kebupaten Kepahiang belum melakukan langkah untuk dilakukan karantina. Pasalnya dijelaskan Tajri, saat ini pihaknya akan berkoordinasi dahulu dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang.

“Untuk sementara ini belum ada langkah untuk karantina. Kita masih akan berkoordinasi dulu dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang,” ungkap Tajri.

Lebih lanjut Tajri mengatakan, sebelumnya kedua ibu dan anaknya tinggal bersama suaminya di Pulau Jawa. Namun lantaran ada permasalahan keluarga, suaminya yang juga warga Kabupaten Kepahiang mengusir keduanya, sehingga keduanya kembali ke Kepahiang.

“Sebelumnya sejak di Jawa, mereka ini juga sering sakit-sakitan namun mungkin belum sempat berobat. Mereka juga beberapa kali berobat di sini, dan baru tadi (kemarin, red) kita ketahui bahwa keduanya terinfeksi HIV,” demikian Tajri. (sly)

Berita Lainnya

Kuota Haji Tidak Bertambah

KEPAHIANG – Rencana Pemkab Kepahiang untuk menambah kuota haji tahun 2019, hingga saat ini belum ...

error: Content is protected !!