Sabtu , 20 Juli 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Masyarakat Selagan Latihan Tari Gandai

Masyarakat Selagan Latihan Tari Gandai

LATGAB: Latihan gabungan penari Gandai yang dipusatkan di Kecamatan Air Dikit, baru-baru ini.

MUKOMUKO –Setelah masyarakat Kecamatan Air Dikit dan Kota Mukomuko tampil antusias untuk mensukseskan pencatatan rekor Tari Gandai Terbanyak oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). Hari ini (Selasa, 28/1) giliran masyarakat Kecamatan Teras Terunjam dan Selagan Raya unjuk kemampuan Tari Gandai.

Mereka gabung pada Zona II dalam pengelompokan wilayah untuk mensukseskan pencatatan rekor MURI. Paling sedikit 200 penari Gandai akan hadir untuk sama-sama mempraktekkan simulasi pencatatan rekor MURI. Ditaksir kegiatan ramai dihadiri masyarakat sekitar.

Untuk latihan zona II hari ini dipusatkan di lapangan sepakbola Kecamatan Teras Terunjam. Latihan gabungan ini tidak lain untuk menyeragamkan gerak dan kekompakan serta kebersamaan sesama penari Gandai. Kekompakan sangat diperlukan untuk mensukseskan pencatatan sejarah di Kabupaten Mukomuko. Karena ini baru pertama kalinya dilaksanakan di Mukomuko, yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mukomuko.

‘’Ini baru pertama kalinya dilaksanakan dalam hal mengangkat budaya khas Mukomuko ke permukaan. Harapannya bukan saja dikenal di Provinsi Bengkulu tapi juga nasional bahkan dikenal di dunia internasional,” kata Ketua PWI Mukomuko, Amris Tanjung, S.H.I didampingi Ketua HPN tingkat Provinsi Bengkulu, Budi Hartono, SP.

Dikatakan Budi, ini momen yang sangat tepat untuk mengangkat Tari Gandai ke permukaan. Apalagi baru-baru ini Tari Gandai dicatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

‘’Ini kesempatan emas bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko guna membuktikan eksistensi Tari Gandai di Mukomuko. Jadi bukan hanya tercatat sebagai Warisan Tak Benda saja, tapi memang Tari Gandai di Mukomuko masih tetap eksis dan masih sangat digemari masyarakat Mukomuko,” jelas Budi.

Latihan gabungan ini masih digilir di zona-zona lainnya. Setelah di Zona II, latihan gabungan berikutnya bakal digelar untuk Zona III. Yakni untuk Kecamatan Lubuk Pinang dan V Koto. Direncanakan akan dibentang Minggu, 3 Februari 2019.(hue)

Berita Lainnya

Batal Datangkan UAS

MUKOMUKO –Dipastikan Pemkab Mukomuko batal datangkan Ustadz Abdul Somad, Lc, MA (UAS) untuk mengisi Tabligh ...

error: Content is protected !!