Minggu , 25 Agustus 2019
Home / Metropolis / Baru 400 Guru Sekolah Swasta Ajukan NUPTK

Baru 400 Guru Sekolah Swasta Ajukan NUPTK

BENGKULU – Pengajuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) tahun ini kembali dibuka. Peminatnya di Kota Bengkulu termasuk tinggi, hingga sekarang sudah sekitar 400 lebih guru honorer di sekolah swasta mengajukan pembuatan NUPTK. Memiliki NUPTK peluang bagi guru honorer untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu Minarni, S.Pd mengatakan pengajuan NUPTK terbuka baik bagi guru honorer yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta. Dengan memiliki NUPTK, peluang guru honorer terutama di sekolah swasta  untuk mendapatkan TPG sama besarnya dengan guru berstatus sebagai ASN.

“NUPTK ini syarat untuk mengikuti PPG yang ujungnya nanti bisa mendapatkan TPG,” ujar Minarni.

Pengajuan NUPTK ini, sambung Minarni, melalui operator sekolah masing-masing. Sementara ini baru guru dari swasta yang mengajukan NUPTK, sedangkan guru honorer di sekolah negeri masih menunggu Surat Keputusan (SK) minimal Kepala Dinas (kadis) Dikbud Kota Bengkulu. Nantinya pihaknya akan memfasilitasi secara kolektif pembuatan SK kadis untuk pengajuan NUPTK.

“Untuk guru di sekolah swasta cukup SK dari yayasan, kalau guru honorer di sekolah negeri harus SK walikota atau minimal SK kadis, tidak bisa SK kepsek. Kita akan fasilitasi secara kolektif,” jelasnya.

Minarni menerangkan dari total 4.095 guru/pengawas  yang terdata di Dikbud Kota Bengkulu, 2.063 belum  menerima TPG. Diantaranya terdapat guru PNS berjumlah 370 orang. Sedangkan 1.693 lagi merupakan guru non PNS baik di sekolah swasta maupun negeri. Diperkirakan masih sekitar seribu lebih guru honorer belum memiliki NUPTK.

Sementara itu Operator Dikbud Kota Bengkulu Yendi, A.Md menyebutkan sudah sekitar 400-guru honorer di sekolah swasta mengajukan NUPTK. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah karena guru honorer di sekolah negeri masih menunggu SK kadis. Dan jadwal pengajuan NUPTK, belum ada batas waktunya. Bagi guru yang berminat, cukup menyampaikan persyaratan meliputi pasfoto 4×6, maksimal ukuran 1 MB (masukan pada menu pengelolaan perbaikan foto).

Selanjutnya, scan SK pengangkatan pertama dan terakhir dari kadis untuk GTT di sekolah negeri, ketua yayasan bagi guru tetap yayasan, scan surat penugasan dari kepsek 3 tahun terakhir (2017, 2018, 2019) file syarat SK pengangkatan dan surat penugasan kepsek dijadikan 1 file format PDF. Juga syarat lainnya scan KTP, scan ijazah SD, SMP, SMA, S1. Scan dokumen asli bukan fotocopy atau legalisir. Kemudian diupload pada vervalptk.data.kemdikbud.go.id. “Guru juga bisa mengupload melalui operator sekolah masing-masing,” demikian Yendi. (key)

Berita Lainnya

Buruh Abadi Makmur Tuntut Gaji UMP

BENGKULU – Sebanyak 50 buruh CV. Abadi Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang impor kayu ...

error: Content is protected !!