Senin , 27 Mei 2019
Home / Metropolis / Berbahaya, Jalan Berlobang Dipasang Kayu

Berbahaya, Jalan Berlobang Dipasang Kayu

BERLOBANG: Jalan berlobang di depan TPI Pondok Besi ini dipasang kayu oleh warga sekitar.

BENGKULU – Aksi protes warga terhadap kerusakan jalan di Kota Bengkulu tak kunjung tuntas. Kali ini terlihat sejumlah warga di Jalan Pariwisata kawasan depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pondok Besi memasang kayu panjang ditengah jalan yang berlobang, yang membahayakan bagi kendaraan yang melintas.

Aksi tersebut sebagai bentuk kekesalan warga lantaran jalan lalu lintas tersebut selalu rusak dan minim perhatian dari pemerintah. Sebab kerusakan jalan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah. Pantauan RB, kerusakan jalan tersebut tepat berada dekat tengah jalan. Bahkan Ada beberapa lubang yang cukup dalam, sehingga jelas sangat membahayakan pengendara motor apabila berpapasan dengan kendaraan lain atau pada malam hari.

“Kalau tidak dipasang tanda kayu justru membahayakan. Makanya warga disini pasang tanda supaya tidak ngebut ketika berkendara,” ujar Ismail (46) warga sekitar Kelurahan Pondok Besi.

Menurut Ismail, selain jalan berlobang, kawasan depan TPI ini juga tidak ada lampu jalan yang menerangi jalan. Padahal kawasan jalan ini sangat padat kendaraan melintas. lubang jalan tersebut. Oleh sebab itu sejumlah warga menandai kondisi jalan tersebut dengan dipasang sejumlah kayu.  “Bisa dilihat suasana malam disini gelap, kurangnya penerangan lampu jalan, membuat sejumlah pengendara terutama kendaraan roda dua kerap kali kecelakaan lantaran ada lobang ditengah jalan ini,” ungkapnya.

Terkait kerusakan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Syafriandi, MSi mengatakan, jalan di depan TPI Pondok Besi itu merupakan wewenangnya Pemda Provinsi. Ia akan segera berkoordinasi dengan PUPR Provinsi terkait kerusakan jalan tersebut untuk cepat diperbaiki sementara. “Memang kondisi jalan berlobang di wilayah kota cukup banyak yang merupakan wewenang provinsi. Namun kita juga akan berkoodinasi dengan PUPR provinsi. Jika mereka membutuhkan bantuan PUPR kota tentunya kita akan selalu siap,” bebernya.

Lanjut Syafriandi, ke depan pihaknya mengharapkan ada anggaran khusus pemiliharaan dan perbaikan kerusakan jalan provinsi yang berada di wilayah Kota Bengkulu. Terutama memberikan bantuan anggaran khusus dari APBD provinsi kepada Pemda Kota. “Karena mengingat APBD kota ini terbatas, tentu kita sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemda Provinsi terkait anggaran infrastuktur,” ujarnya.(new)

Berita Lainnya

Waspada, Makanan Kedaluwarsa Masih Dijual

BENGKULU – Masyarakat mesti harus berhati-hati membeli makanan dan minuman untuk kebutuhan lebaran 1440 Hijriah ...

error: Content is protected !!