Sabtu , 20 April 2019
Home / Metropolis / Empat Kabupaten Rentan Rawan Pangan

Empat Kabupaten Rentan Rawan Pangan

BENGKULU – Sebanyak 4 kabupaten di Provinsi Bengkulu masuk zona pink atau merah muda daerah rentan rawan pangan. Masuk prioritas ke-3, karena kategori kerentanan terhadap kerawanan pangan masih tingkat sedang. Namun bila tidak dijaga status ini bisa berubah menjadi prioritas 2 atau 1 dengan kategori sangat rentan.

“Tiga tahun sekali kita lakukan analisis. Terakhir tahun 2018, hasil analisis kita ada 4 kabupaten, 5 kecamatan masuk prioritas 3 atau masih zona merah muda untuk kerentanan rawan pangan,” ujar Kasi Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu Kurnia Lestari, S.TP, M.SI.

Keempat kabupaten masuk prioritas 3 daerah rentan rawan pangan, terang Kurnia, yaitu Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) di Kecamatang Bang Haji, Kabupaten Mukomuko di Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Seluma di Kecamatan Lubuk Sandi dan di Bengkulu Utara (BU) terdapat di 2 kecamatan, meliputi Ketahun dan Ulok Kupai. Sedangkan 5 kabupaten lagi, yaitu Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang, dan Kaur diantara kecamatannya masuk kategori prioritas 4.

“Dalam peta ketahanan dan kerentanan pangan, ada yang namanya prioritas 1-6 berdasarkan hasil analisis. Sangat rentan itu prioritas 1 dan 2, sedangkan 3 masih sedang, dan 4,5,6 lebih baik,” terang Kurnia.

Ditambahkan Kasi Ketersediaan Pangan Sri Budhayana, SP, M.Si, analisis ketahanan dan kerentanan rawan pangan yang dilakukan oleh pihaknya berdasarkan 3 indikator, yaitu aspek pemanfaatan, akses, dan ketersediaan pangan. Untuk ketersediaan pangan dilihat dari rasio konsumsi normal per kapita terhadap ketersediaan bersih padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar.

Dilihat dari indikator akses pangan di atas persentase penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, persentase Rumah Tangga (RT) dengan proporsi pengeluaran untuk pangan lebih dari 65 persen terhadap total pengeluaran, persentase RT tanpa akses listrik.

Selanjutnya, indikator pemanfaatan pangan dilihat dari rata-rata lama sekolah perempuan di atas 15 tahun, persentase balita tinggi kurang (stunting), rasio jumlah penduduk/tenaga kesehatan terhadap tingkat kepadatan penduduk, persentase RT tanpa akses air bersih, dan persentase angka kesakitan. “Dari indikator tersebut dianalisis, untuk Bengkulu dari warna merah muda hingga hijau atau prioritas 3,4,5,6 belum merah tua,” beber Sri.

Untuk menjaga agar di Provinsi Bengkulu tidak masuk prioritas 1-2, sambung Sri, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu memantau dan mengawasi daerah terutama yang masuk prioritas 3.(key)

Berita Lainnya

Blanko E-KTP Kosong, Dukcapil Andalkan Suket

BENGKULU –  Ketersediaan blangko e-KTP (KTP elektronik) di Kota Bengkulu kembali mengalami kekosongan. Kekosongan blangko ...

error: Content is protected !!