Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Selasa, Berkas 242 CPNS Ke BKN

Selasa, Berkas 242 CPNS Ke BKN

BERKAS: Tumpukan berkas 242 CPNS Mukomuko tengah disiapkan untuk dibawa ke BKN Regional Palembang, kemarin (29/1).

MUKOMUKO – Sebanyak 242 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Mukomuko belum tahu kapan akan mulai bertugas. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko Edi Suntono, SH mengatakan mereka baru akan bertugas setelah terbit Nomor Induk Kepegawaian (NIP) dan SK pengangkatan dari Bupati Mukomuko.

Dia tengah menuntaskan input data lima orang CPNS lagi. Lambatnya input lima orang ini, karena akses untuk input data tersebut belum dibuka. Namun dia yakin akan tuntas secepatnya. “Mudah-mudahan bisa selesai hari ini (kemarin, red). Agak lambat yang lima orang ini, karena ada yang dari K2. Aksesnya selama ini belum dibuka oleh pusat,” paparnya.

Edi menambahkan Selasa (5/2) seluruh berkas 242 CPNS itu harus sudah sampai di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional Palembang. Dia yakin, bisa tepat waktu. Sekalipun hingga sekarang masih menunggu persyaratan lain. Diantaranya laporan ke Bupati Mukomuko, surat pernyataan rencana penempatan 242 CPNS sesuai formasi yang diusulkan.

Kemudian SK dari KemePANRB dan SK dari Panselnas tentang pernyataan mereka yang memenuhi syarat untuk diangkat jadi CPNS. “Jika 5 Februari itu berkas semuanya dinyatakan lengkap dan lolos. Mudah-mudahan Maret, SK Bupati tentang pengangkatan mereka sebagai CPNS, sudah bisa dicetak,” harap Edi.

Ditarget penerbitan NIP mereka terhitung Maret 2019. Namun gaji yang mereka terima, dipastikan tidak ada jaminan terhitung gaji Maret. Sesuai waktu mereka mulai melaksanakan tugas. “Pembayaran gaji 242 CPNS ini, terhitung saat mereka memperoleh surat pernyataan melaksanakan tugas kepala OPD yang dituju,” tambah Edi.

Gaji yang bakal mereka terima 80 persen dari gaji pokok sebagai PNS. Mereka tetap berhak atas penghasilan lain yang sah sesuai ketentuan. “Bukan gaji pokok saja yang hanya dibayarkan 80 persen. Tapi ditambah dengan penghasilan yang sah lain,” tutup Edi.(hue)

Berita Lainnya

Ngorok, Belasan Ayam Petelur Mati

MUKOMUKO – Petugas kesehatan hewan di Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko akhirnya turun ke lapangan melakukan ...

error: Content is protected !!