Kamis , 21 Februari 2019
Home / Metropolis / Terganjal Izin, 60 ASN Gagal Naik Pangkat

Terganjal Izin, 60 ASN Gagal Naik Pangkat

BENGKULU – Tak diizinkannya kepala daerah melakukan mutasi termasuk pelantikan jabatan fungsional lainnnya karena masa jabatan belum 6 bulan, juga ikut berimbas pada puluhan ASN yang mengusulkan naik pangkat periode April ini. Ada sekitar 60 ASN gagal naik pangkat karena belum bisa dilantik walikota, karena izin mendagri belum juga turun.

Kabid Mutasi, Jabatan, Fungsional dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu, Drs. Zazwardi membenarkan hal itu. Penyebabnya terganjal Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN. Inti PP ini, setiap jabatan fungsional untuk kenaikan pangkat, terlebih dulu harus naik jabatan fungsional. Sementara walikota masa jabatannya belum 6 bulan sehingga tidak bisa melakukan pelantikan untuk naik jabatan fungsional.

“Kalau belum 6 bulan, untuk naik jabatan fungsional harus mendapatkan izin dari mendagri dulu dan izinnya sampai sekarang belum turun. Sementara usulan naik pangkat sudah di kanreg VII BKN Palembang,” kata Zazwardi.

Diantara 60 ASN dengan jabatan fungsional gagal naik pangkat periode April ini, seperti jabatan auditor, penyuluh pertanian, pengawas sekolah. Sampai saat ini izin untuk 60 ASN ini belum juga turun dari mendagri. Sehingga kenaikan pangkat mereka tertunda, dan bisa kembali diusulkan untuk periode Oktober mendatang dengan catatan tetap memenuhi persyaratan kenaikan pangkat lainnya.

“Memang sangat disayangkan, tapi ini karena aturan tadi. Kalau walikota sudah menjabat 6 bulan tidak perlu pakai izin dari mendagri, cukup walikota langsung bisa melantik,” bebernya.

Zazwardi menambahkan, dari usulan kenaikan pangkat 434 ASN di lingkungan Pemkot Bengkulu sudah disampaikan oleh BKPP ke Kanreg VII BKN Palembang, 231 usulan sudah disetujui karena lulus verifikasi. Jumlah ini bertambah dari awalnya baru 120 ASN. Sedangkan yang dinyatakan Berkas Tak Lengkap (BTL) dari hasil verifikasi Kanreg VII BKN Palembang, ada 73 berkas.

“Untuk berkas 73 ASN ini masih diberikan kesempatan untuk melengkapinya. Setelah semuanya dilengkapi kembali, kita akan sampaikan lagi 73 berkas ini ke kanreg VII BKN Palembang,” demikian Zazwardi. (key)

Berita Lainnya

Pinjaman Dana SMI Terancam Batal

BENGKULU – Usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu meminjam dana ke PT Sarana Multi Infasrtuktur (SMI) ...