Kamis , 23 Mei 2019
Home / Daerah / Kaur / Usai Mencabuli Tsk Beri Uang ke Korban

Usai Mencabuli Tsk Beri Uang ke Korban

KOTA BINTUHAN – Dalam satu bulan ini ada dua kasus pencabulan anak di bawah umur berhasil diungkap Polres Kaur. Menurut Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau, S.IK,MH kemarin (29/1) pelaku kerap memberi uang pada korban usai melakukan pencabulan. Sehingga pelaku lebih dari satu kali melakukan pencabulan terhadap korbannya yang masih di bawah umur.

Ini juga terjadi pada dua kasus cabul yang ditangani Polres Kaur, tersangka Ri (41) warga Kinal yang tega melakukan aksi cabul pada anak tirinya umur 10 tahun. Kemudian yang terbaru Ju (39) warga Nasal yang mencabuli keponakannya umur juga berumur 10 tahun.

“Kedua tsk ini selain mengancam juga kerap memberi uang pada korban. Uang yang diberikan tidak banyak, hanya Rp 2 – 5 ribu ribu setiap usai mencabuli. Kedua kita pastikan hukumannya maksimal karena kedua tsk bukan satu atau dua kali melakukan aksi cabul,” terang Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau, S.IK,MH.

Menurut kasat tsk Ri telah tiga kali mencabuli anak tirinya. Aksi pertama dilakukan saat ibu korban sedang mengandung anak tersangka. Sementara tsk Ju 7 kali, pencabulan dilakukan berpindah-pindah mulai dari kebun hingga rumahnya.

“Semua tsk ini punya istri dan anak. Kuat dugaan tsk ini punya kelainan, sehingga tega mencabuli anak di bawah umur. Kita harap ini jadi perhatian dari orangtua untuk mengawasi anaknya. Karena dari data pencabulan tersangka adalah orang dekat, mulai dari bapak tiri, paman dan kakek korban,”  terang Kasat.

Kedua tsk pencabulan di Kaur masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kemarin keduanya akan dititip di Rutan Bengkulu Selatan. Keluarga berharap agar pelaku bisa dihukum berat. Karena tidak saja membuat malu keluarga, juga menghancurkan masa depan anak-anak mereka.(cik)

Berita Lainnya

Siaga Satu, Polisi Jaga Kantor KPU

KOTA BINTUHAN – KPU Kaur sampai saat ini belum menjadwalkan kapan akan melaksanakan pengumuman hasil ...

error: Content is protected !!