Rabu , 19 Juni 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / 124 Usulan Desa Dicoret

124 Usulan Desa Dicoret

DIPANGKAS: Wabup BU, Arie Septia Adinata menghadiri Musrenbang Kecamatan Kota Arga Makmur. Dalam Musrenbang ini sebanyak 124 usulan desa dipangkas.

ARGA MAKMUR – Sebanyak 144 usulan dari desa diajukan dalam musrenbang Kecamatan Kota Arga Makmur. Namun hanya 20 usulan yang bisa diakomodir dalam APBD 2020 nanti. Usulan ini sudah masuk dalam e-planning Pemkab BU. Ini berarti ada 124 usulan desa yang dicoret dan tidak bisa dilaksanakan tahun 2020 mendatang.

Musrenbang tersebut dibuka Wakil Bupati BU, Arie Septia Adinata, SE, kemarin (30/1). Mayoritas usulan desa-desa masih seputar pembangunan infrastruktur baik itu jalan, irigasi maupun jembatan menuju kawasan pertanian.

Camat Arga Makmur Jhon Kenedi mengatakan mereka akan mengumpulkan lagi seluruh kepala desa untuk membicarakan program yang akan masuk dalam rencana pembangunan. Sebab, dari 20 program tersebut harus meliputi pembangunan infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya. “Kami harapkan 20 program ini bisa dilaksanakan. Baik itu dari dana APBD BU, APBD Provinsi maupun APBN,” katanya.

Sementara itu, Arie menjelaskan keterbatasan anggaran menjadi kendala sehingga tidak semua usulan dari desa bisa masuk dalam APBD. Apalagi wilayah Kota Arga Makmur terdapat pembangunan yang sifatnya program kabupaten. “Seperti pembangunan jalan poros dan alun-alun, itu sudah menjadi target pembangunan kabupaten. Dalam APBD tahun ini kita lanjutkan pembangunannya,” terangnya.

Pemkab BU juga akan berkoordinasi dengan Pemprov terkait jalan provinsi yang juga masuk dalam usulan pembangunan. Usulan tersebut akan diajukan Pemkab BU ke musrenbang tingkat provinsi.

Arie juga memita desa-desa tetap memaksimalkan pembangunan dari Dana Desa (DD). Sehingga pembangunan fisik di desa benar-benar berjalan sebagaimana yang dikehendaki. “Sekarang ini desa dan kelurahan mendapatkan anggaran khusus. Pembangunan yang menjadi tanggung jawab kabupaten tetap kita laksanakan,” beber Arie.(qia)

Berita Lainnya

Ngamuk di Polsek, 3 Polisi Dihujam Pisau

ARGA MAKMUR – Erik Syafrizal (30) dan Titin Rohania (38) keduanya warga Desa Taba Renah, ...

error: Content is protected !!