Selasa , 16 Juli 2019
Home / Olahraga / 2 AC Milan vs Napoli 0 Pertama dari Piatka

2 AC Milan vs Napoli 0 Pertama dari Piatka

AC Milan

MILAN – Krzysztof Piatek mampu membayar lunas kepercayaan yang sudah diberikan pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso. Setelah debut sebagai pengganti ketika giornata 21 Serie A (27/1) melawan Napoli di San Siro, Milan, gagal berbuah gol, maka kemarin WIB (30/1) dia menebus janjinya: mencetak gol debut di San Siro.
Piatek melakukannya dalam perempat final Coppa Italia menghadapi Partenopei. Piatka-julukan Piatek- langsung memborong kedua gol Milan. Dua gol yang jadi penanda debut starter itu masing-masing terjadi pada menit ke-11 dan 27. ”Seperti malam yang sudah saya harapkan,” ucap Piatek kepada Milan TV.
”Saya sudah berkata saya sudah siap (sebagai starter) dan saya bisa menciptakan dua gol. Tapi, ini baru pertama,” tambah penyerang yang baru direkrut Rossoneri dari Genoa pada bursa transfer Januari seharga EUR 35 juta (Rp 565,1 miliar) itu. Hebatnya, Piatek memulai debut gol itu dengan tembakan on target pertamanya!
Bukan hanya gol yang membuktikan dia lebih baik dari Gonzalo Higuain, mantan striker pinjaman Milan yang kini sudah hengkang ke Chelsea. Pipita baru bisa menyumbangkan gol ke Milan pada kesempatan ketiga. Tepatnya saat Milan diredam Cagliari 1-1 pada giornata 3 Serie A (16/9).
Gol yang memantapkan nama Piatek sebagai top scorer sementara Coppa Italia itu sudah membuktikan kalau dia tak butuh waktu lama nyetel dengan permainan Alessio Romagnoli dkk seperti prediksi pundit-pundit sebelumnya. Apalagi kemarin dia dimainkan sebagai lone striker. Dia pun menjelaskan, proses golnya itu sudah seperti yang dia bicarakan di Milanello, satu hari sebelum laga.
Terutama dengan bek kiri Diego Laxalt dan winger Fabio Borini. ”Saya meminta mereka agar memberi saya bola-bola tinggi dan panjang. Karena, saya memilih cara itu untuk mencetak gol,” tutur penyerang yang diklaim akan jadi suksesor Roberti Lewandowski di timnas Polandia itu. Laxalt yang memberi assists untuk gol pertamanya.
”Meski, untuk gol kedua saya memanfaatkan kesalahan (Kalidou) Koulibaly,” imbuhnya. Nah, striker 23 tahun tersebut ingin meneruskan tren golnya. Terutama di Serie A. Maklum, gol ke-14-nya belum juga hadir setelah produktivitasnya terhenti di giornata 18 dan 19. Atau, tepat sebulan lalu. Tantangannya datang saat Milan melawat ke Stadio Olimpico, Roma melawan AS Roma, Senin dini hari nanti WIB (4/2).
Bagi Milan, ini kali pertama mereka dapat memenangi laga domestik di San Siro dengan marjin dua gol. Terakhir, Milan melakukannya pada giornata delapan Serie A melawan Chievo, 7 Oktober lalu. Kepada Rai Sport, il capitano Romagnoli pun menyebut adanya Piatek semakin membantu kinerja tim. Khususnya saat ofensif. ”Bersamanya (Piatek), kami tinggal mengontrol permainan,” ungkap Romagnoli.
Terpisah, Rino seperti dilansir Football Italia sudah lega melihat performa Piatek. Sebab dia tak perlu lagi menjawab pertanyaan fans Milan apakah dia bakal menduetkan Piatek-Patrick Cutrone di lini depan setelah ini. Baginya, posisi sembilan cukup dengan El Pistolero – julukan lain Piatek.
”Musim ini, kami sudah mencoba main dengan dua striker, saya tidak suka itu. Pada saat ini, (ketimbang memikirkan main dengan dua penyerang), saya lebih memilih skuad ini mampu bermain dengan lebih seimbang,” tutur pelatih yang baru kali ini mampu mempecundangi Carlo Ancelotti itu. Memenangi adu pintar dengan mantan allenatore-nya selama di Milan. Lolos fase semifinal Coppa Italia musim ini jadi yang kedua kali beruntun dirasakan Gattuso.(ren)

Berita Lainnya

Prestasi NPC Harus Sejajar Dengan Atlet Normal

BENGKULU – Perhatian terhadap penyandang disabilitas terus digencarkan. Ini terpotret dengan dibentuknya wadah untuk menampung ...

error: Content is protected !!