Jumat , 24 Mei 2019
Home / Metropolis / 500 Kartu Nikah Mulai Didistribusikan

500 Kartu Nikah Mulai Didistribusikan

LATIHAN: Petugas pencatat nikah online sedang latihan cara mengisi sistem pencatatan nikah.

BENGKULU – Sebanyak 500 lembar kartu nikah sudah didistribusikan ke Kantor Urusan Agama (KUA) di Kota Bengkulu. Setiap pasangan yang baru menikah nantinya akan mendapatkan dua buku nikah dan satu kartu nikah. Saat ini pencetakan kartu nikah ini sudah siap dimulai, khususnya di Kota Bengkulu yang menjadi percontohan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Bengkulu H. Tasri, MA melalui Kasi Bina Masyarakat Islam (Bimas) Kemenag Kota Bengkulu, H. Rolly Gunawan, M.Hi mengatakan kalau perangkat cetak printer kartu nikah juga sudah didistribusikan di KUA. “Kalau perangkatnya ini ada lima unit lebih, kemudian kartunya ada 500 lembar yang didistribusikan. Nantinya setiap pasangan menikah akan mendapatkan kartu nikah,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini petugas pencatat nikah ini sedang dilatih menggunakan aplikasi bernama simkah web atau simkah online. Sebab dalam aplikasi itu banyak hal yang perlu dipelajari. Terutama tentang menginputan data pasangan menikah dalam aplikasi simkah tersebut. Ada jendela aplikasi yang belum kompatibel dipahami oleh petugas pencatat nikah.

Sebab jendela aplikasi ini banyak dan itu semua harus dikuasai oleh petugas pencatat nikah. “Jadi sumber daya manusianya (SDM) masih perlu dilatih menggunakan aplikasi itu. Kalau SDMnya sudah paham tidak ada masalah lagi, sebab aplikasi sudah tersedia mesin cetak kartu nikah juga sudah ada. Tinggal cetak,” terangnya.

Dia mengatakan sistem aplikasi simkah web ini untuk setiap data yang diinput akan menghasilkan barcode. Barcode ini nanti online ke data simkah saat dilakukan scanning menggunakan aplikasi kartu nikah itu. Dari Bidang Urais Kanwil Kemenag meminta sesegeranya jika sudah bisa diaplikasikan, kartu nikah dicetak. Didistribusikan langsung ke pernikahan yang terinput sekarang. “Bukan hanya pernikahan baru, pernikahan lama juga akan diberikan kartu nikah ini. Tapi perlu diinput data nikahnya,” katanya.

Setiap pernikahan resmi itu terdata nikahnya ada di KUA. Petugas pencatatan nanti akan menginput ke dalam aplikasi. Setelah diinput kemudian langsung dicetak. Setelah SDM siap dalam input aplikasi web, kemudian SDM juga harus paham mengoperasikan perangkatnya. “Mesin cetak ini baru beberapa saja di Kemenag Kota yang didistribusikan di KUA Kota. Ini lah yang kita ajarkan di bidang urais.

Saat ini juga untuk kabuaten lain tengah diupayakan untuk perangkat mesin printer cetak kartu nikah itu untuk bisa diecetak.”Ini mempermudah pasangan membawa identitas pernikahannya. Kemudian mempermudah akses yang membutuhkan keterangan telah nikah,” terangnya.

Biaya nikah dengan telah diberlakukannya kartu nikah ini tetap sama yakni Rp 600 ribu jika menikah di luar KUA. Kalau menikah di KUA, maka tidak dikenakan biaya. “Kalau nikah di kantor gratis tidak ada biaya,” tutupnya.(del)

Berita Lainnya

Cuti Bersama, Layanan Kesehatan Tetap Buka

BENGKULU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, memastikan pelayanan kesehatan di Kota Bengkulu tetap akan ...

error: Content is protected !!