Sabtu , 23 Februari 2019
Home / Metropolis / Dewan Minta Konsep Pembangunan Taman

Dewan Minta Konsep Pembangunan Taman

BANGUN: Halaman Masjid At-Taqwa Anggut Atas tahun ini akan dibangun taman-alun-alun yang menelan biaya sebesar Rp 25 miliar.

BENGKULU – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu sebentar lagi bakal menyulap kawasan Masjid At-Taqwa di Kelurahan Anggut Atas menjadi taman alun-alun dengan anggaran pembangunan sebesar Rp 25 miliar, terus menjadi pertanyaan anggota DPRD Kota Bengkulu. Pasalnya hingga kemarin (30/1), konsep rencana pembangunan kawasan tersebut belum disampaikan konsepnya secara matang, berkaitan soal nilai jual yang ditampilkan.

“Setahu saya sampai saat ini konsep pembangunan taman alun-alun itu belum disampaikan ke kita (dewan). Jadi kita belum mengetahui konsep yang akan dibangun disana itu seperti apa,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Iswandi Ruslan.

Apalagi sambung Iswandi, namanya kawasan Masjid At-taqwa tersebut sudah dikenal lama sebagai salahsatu ikon masjid terbesar di Kota Bengkulu. Sehingga ketika proses pembangunan akan dimulai, maka mulai dari kesiapan pedagang dan masyarakat sekitar juga menjadi penentu. “Ya termasuk juga penataan kawasan parkir kendaraannya seperti apa. Sebab ketika dibangun nanti, masyarakat yang mau beribadah disana juga harus dipikirkan soal kendaraannya,” tuturnya.

Menurut Iswandi, pihaknya setuju pemerintah kota membangun kawasan tersebut menjadi lebih indah lagi. Oleh sebab itu konsepnya harus dikaji dengan matang. Sehingga pengunjung wisatawan yang berkunjung pasti akan selalu mengunjungi kawasan tersebut karena ada daya tarik tersendiri.

“Jika pemerintah kota belum jelas konsep pembangunannya seperti apa, maka sebaiknya perlu dibahas bersama DPRD Kota. Sebab jangan sampai ketika akan dibangun kesannya hanya menghabis-habiskan anggaran yang besar yang terkesan mubazir saja,” ungkapnya.

Senada disampaikan Anggota DPRD Kota lainnya, Heri Ifzan mengatakan, bahwa rencana pembangunan taman alun-alun di kawasan Masjid At-taqwa tersebut harus dipersiapkan secara matang. Mengingat anggaran pembangunannya lumayan besar. “Jadi pemkot tidak hanya sekedar bisa membelanja anggaran saja. Akan tetapi konsep pembangunan itu harus dibangun secara matang dan benar-benar jelas. Jika perlu lakukan uji publik sebelum dilakukan pembangunan taman dikawasan tersebut,” ujar Heri.(new)

Berita Lainnya

Minim Tempat Penampungan Sampah

BENGKULU – Penumpukan sampah liar di Kota Bengkulu sangat sulit diatasi. Beberapa median jalan, terlihat ...