Minggu , 25 Agustus 2019
Home / Metropolis / Pembayaran TPP via Aplikasi Poin Kinerja

Pembayaran TPP via Aplikasi Poin Kinerja

RAPAT: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Marjon memimpin rapat bersama Kepala OPD terkait membahas sistem pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP).

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan memperketat pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) para Aparatur Sipil Negara (ASN). Salahsatunya dengan cara menerapkan sistem aplikasi administrasi laporan kinerja para ASN. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Marjon, MPd usai memimpin rapat bersama seluruh Kepala OPD, Camat dan lurah di Kantor Walikota kemarin (30/1).

Disampaikan Sekda Marjon, sistem pembayaran TPP para ASN tersebut harus berkembang lebih baik lagi ke depannya. Sebab Pemkot akan terus melakukan evaluasi dan terobosan baru dalam pembayaran TPP ASN tersebut.

“TPP kita harus berkembang, kalau selama ini TPP besarannya dilihat nominal sekian saja. Namun sekarang itu kita harus pelajari lebih dalam.  Seperti besaran sekian itu cocok dengan pekerjaan kita yang sudah kita lakukan atau tidak? Karena akan ada poin tersendiri penilaiannya dalam aplikasi admin nantinya,” terang Marjon.

Sambung Marjon, seperti dalam besaran pembayaran poin-poin penilaiannya tergantung kinerja yang dilakukan para ASN tersebut. Ia mencontohkan misal ada kegiatan rapat dengan kegiatan kerja lainnya nilai poinnya berbeda.

“Misal saya memimpin rapat berapa poin nilainya. Katakanlah misal nilai satu juta dalam memimpin rapat, terus mimpin apel nilainya 100 ribu, nanti dimasukkan dalam aplikasi itu. Jadi dalam aplikasi itu setiap kita bekerja buat laporan akan terkoneksi,” tuturnya.

Selain itu menurut Marjon, setiap masing-masing ASN ada pagu anggaran tersendiri dalam pembayaran TPP tersebut. Namun pagu yang ada tersebut tidak menjamin bahwa ASN tersebut bisa mendapatkan jumlah pembayaran 100 persen.

“Bahwa penilaian TPP itu selain dilihat kehadiran juga kinerja mereka. Jadi kalau kita tidak mengisi poin kinerja itu maka tidak dapat nilai TPP dari pagu misal yang sebesar Rp. 5 juta belum tentu dapat. Karena ada yang tidak diisi tadi karena poinnya akan dilihat. Maka giatlah bekerja untuk mendapatkan TPP tersebut,” bebernya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Hj Mardiyanti mendukung penuh langkah pemkot dalam pembayaran sistem aplikasi TPP baru tersebut. Sebab TPP ini juga diberikan jika ASN rajin masuk kerja dan juga pencapaian daya kerjanya itu akan menjadi tolak ukur.

“Termasuk juga kalau ada absennya telat satu jam maka akan dipotong dan semua akan diatur. Tetapi kalau memang pencapainnya lebih bagus salam satu tahun itu akan lebih besar pendapatannya. Dan melalui sistem aplikasi laporan itu tentu sangat fair, jadi pembayaran TPP bisa berlaku adil. Nantinya akan terlihat mana ASN yang benar-benar bekerja,” jelasnya.(new)

Berita Lainnya

Latih Merakit Robot Lego, Akademisi Turun ke Sekolah

BENGKULU– Tim dari Universitas Bengkulu dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sukses menggelar Pelatihan Robotik Lego ...

error: Content is protected !!