Minggu , 25 Agustus 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Sebulan Jualan Sabu, Petani Perempuan Dibekuk

Sebulan Jualan Sabu, Petani Perempuan Dibekuk

RELEASE : Satresnarkoba Polres RL menggelar release tangkapan bandar sabu seorang perempuan berinisial SA alias Su (35) warga Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang beserta barang bukti 3 gram sabu.

CURUP – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres RL Selasa (29/1) malam pukul 19.30 WIB berhasil mengamankan seorang perempuan warga Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang berinisial SU alias Sa (35) karena diduga merupakan bandar sabu. Su yang diketahui berprofesi sebagai petani di desanya diamankan di Gang Masjid Al-Aman Kelurahan Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah.

Diduga SU saat diamankan sedang menunggu pelanggan yang akan membeli sabu yang dibawanya. Saat akan ditangkap, Su bahkan sempat membuang barang bukti sabu seberat 3 gram dan mematahkan hanphone miliknya untuk upaya menghilangkan barang bukti. Untung saja, anggota yang sigap bisa mengamankan Su beserta barang bukti tersebut.

Diungkapkan Kapolres RL AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kasat Res Narkoba Iptu Sampson Sosa Hutapea, S.IK saat menggelar release kemarin, awalnya mereka mendapat informasi akan adanya transaksi narkoba di wilayah Talang Rimbo. Untuk memastikan, anggota Sat Res Narkoba turun ke lapangan ke lokasi yang dimaksud. Saat itu anggota melihat gerak gerik Su yang mencurigakan berdiri sendirian di gang tersebut.

‘’Kemungkinan Su ini tahu bahwa ada polis dan langsung membuang sabu seberat 3 gram dalam bentuk 3 paket kantong plastik bening. Bahkan handphone yang diduga menjadi alat komunikasi transaksi langsung dipatahkan Su. Saat diamankan Su tidak menggunakan kendaraan, kemungkinan dia datang ke lokasi dengan naik ojek,’’ terang Sampson sembari menunjukan barang bukti.

Menurut pengakuan Su, sambung Sampson, sabu dibeli dari sesorang diwilayah Kecamatan Binduriang dan ini yang masih sedang dilakukan penelusuran. Meskipun pengakua Su baru beroperai atau menjual sabu satu bulan belakangan, polisi tidak akan percaya begitu saja. Karena diduga Su merupakan salah satu pemasok sabu di wilayah Kecamatan Binduriang alias seorang bandar. ‘’Apalagi tidak mungkin pemain baru sudah berani pegang atau menjual sabu sampai 3 gram. Tapi ini masih terus kita dalami semua keterangan dari Su,’’ imbuh Sampson.

Sementara itu, Su yang sempat ditanyai wartawan sepertinya enggan banyak berkomentar dan sempat menitikan air mata diduga karena malu saat diwawancarai. Namun Su sempat mengatakan kalau dirinya baru satu bulan belakangan inilah menjual sabu. ‘’Baru satu bulan ini pak (menjual sabu, red),’’ ujar Su sembari menundukan kepala dan menghindari wartawan.(dtk)

Berita Lainnya

Giliran Hutan Madapi Terbakar

CURUP – Kebakaran lahan kosong terus saja terjadi di berbagai wilayah kecamatan. Jika sebelumnya terjadi ...

error: Content is protected !!