Sabtu , 23 Februari 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Hamil Tujuh Bulan, Datangi Kantor Polisi

Hamil Tujuh Bulan, Datangi Kantor Polisi

LAPOR: Wulandari (21) warga Palak Siring Kecamatan Kedurang Bengkulu Selatan melapor ke Mapolres BS kemarin (31/1), lantaran tidak diperhatikan suami sirinya.

KOTA MANNA–Asiora Wulandari (21) warga Palak Siring Kecamatan Kedurang Bengkulu Selatan (BS) yang saat ini hamil tujuh bulan, kemarin (31/1) melaporkan (RI)  (19) warga Padang Pematang (BS) yang tidak lain suami yang menikahinya secara siri satu bulan lalu.

Datang sendirian ke Polres BS, Kamis siang, Wulan sapaan akrabnya menceritakan pada Satreskrim Polres BS bahwa ia ditelantarkan suaminya yang tak bertanggung jawab dan tak mengurusnya. Sebentar lagi cabang bayi akan lahir. Dijelaskannya, satu bulan lalu dirinya dinikahi oleh Rahmat seorang pria pengangguran.

Lantaran dalam satu bulan tersebut tidak diperhatikan dan sering cekcok, akhirnya membuat keduanya tidak menjalani kehidupan bahagia sebagaimana pengantin baru yang habis menikah. Hal inilah yang menjadi dasar Wulan gadis Kedurang ini nekat melaporkan suaminya.

“Usia kandungan saya sudah tujuh bulan. Kami baru menikah satu bulan. Selama ini saya terus menunggu untuk dinikahinya sebagai bentuk pertanggung jawaban atas perbuatannya pada saya hingga saya hamil. Namun setelah menikah, ia malah enggan memperhatikan saya. Padahal bayi yang saya kandung sebentar lagi akan lahir,” terang Wulan.

Menganggapi laporan itu Kapolres BS AKBP. Rudy Purnomo, SIK, MH melalui Kanit Pidum Ipda. Priyanto, SH, mengatakan Wulan melapor pada Satreskrim hari ini (kemarin, red) soal suaminya yang tidak memperhatikannya sejak menikah satu bulan lalu.

“Kita akan koordinasikan dahulu. Siapa tau suaminya akan mendatangi Wulan dalam berberapa hari ini dan menyelesaikannya secara keluarga,” jelas Priyanto. (tek)

Berita Lainnya

87 Usulan, Biaya Miliaran Rupiah

    PINO – Musrenbang di Kecamatan Pino Bengkulu Selatan (BS) kemarin (21/2), menghasilkan 87 ...