Sabtu , 16 Februari 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Indomaret Ancam Pedagang Kecil

Indomaret Ancam Pedagang Kecil

LAUNCHING: Persiapan launching usaha Indomaret Desa Pasar Baru Seginim, kemarin (31/2).

SEGINIM – Menjamurnya usaha market modern di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mulai masuk ke kecamatan. Market modern ini ternyata dinilai warga jadi ancaman bagi usaha kecil. Masyarakat dan toko pemuda setempat minta pihak terkait mengkaji ulang atas pemberian izin usaha yang baru berdiri kemarin (31/2) di desa Pasar Baru Kecamatan Seginim.

Berdiri Indomaret bakal mengerus dan membuat bangkrut usaha warung-warung kecil dengan promo-promo yang ditawarkan lebih murah, dibandingkan dengan warung kelontong lainnya.

Salah seorang toko pemuda Seginim, Ir. Marhen Harjono, A.Md, S.Pt, M.Sc, IPM memberikan reaksi pedas atas berdiriya Indomaret di Kecamatan Seginim baru-baru ini. Dengan berdirinya perusahaan franchaise Ritel  yang berada pada pusat Kecamatan Seginim, perlu dikaji ulang oleh pemerintah setempat baik pak lurah mauapun camat.

Disatu sisi usaha tersebut mengikuti perkembangan zaman dengan pelayanan,  penyajian dan promo barang-barang yang dipasarkan. Sehingga menarik para konsumen. Tetapi perlu diingat, bahwa perusahaan ini akan membunuh secara perlahan warung-warung eceran yang berada di sekitar beridirnya Indomaret ini. ‘’Saya kasihan pada warga yang buka usaha warung manisan yang lambat laun bisa tutup bila hadirnya usaha ini,” terang Marhen.

Marhen mengharapkan pada Bupati BS dalam waktu yang sesingkat-singkatqnya agar pendirian Indomaret di wilayah Kecamatan Seginim perlu dikaji ulang. Dalam artian, melihat dampak positifnya dan negatif apa yang akan terjadi kedepan dari segi pemerataan ekonomi. “Kaji ulang dulu apa dampaknya pada masyarakat kecil. Kalau bisa usaha Indomaret ditutup sebab akan mengancam pedagang kecil,” cetus Marhen.

Marehen mengaku kesal pada pihak yang memberikan izin. Apakah itu lurah,  camat, DPPKD ataukah KTSP BS tidak mengkaji secara mendalam. Mungkin asal tanda tangan dan cap aja. Atau Indomaret tak punya perizinan,” paparnya.

Sementara itu, Kades Sukaraja Kecamatan Seginim Dian Suryadi, mengeluhkan hadirnya usaha ini. ”Dari segi kemajuan ini baik karena lebih lengkap isi marketnya. Tapi warga kita yang usaha kecil-kecilan sedikit cemas, karena bisa mengancam usahanya. Tetapi yakinlah ini sebagai perkembagan zaman,’’ bebernya.(tek)

Berita Lainnya

Seragam Gratis untuk Siswa Kurang Mampu

KOTA MANNA –  Pemkab Bengkulu Selatan (BS) terus menggulirkan Program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa). ...

error: Content is protected !!