Selasa , 16 Juli 2019
Home / Daerah / Kaur / Rumah Adat di Pondok Pusaka Sudah Rusak

Rumah Adat di Pondok Pusaka Sudah Rusak

RUSAK: Rumah adat di Pondok Pusaka dalam kondisi rusak parah, padahal belum ditempati.

KOTA BINTUHAN – Bangunan rumah adat yang untuk Kantor Pengadilan Agama (PA) Bintuhan yang dibangun tahun 2015 lalu kini sudah rusak. Padahal dibangun tahun 2015 lalu. Karena tidak diperhatikan dan ditempati kini kerusakannya sudah parah. Harus direhab total, hingga bisa ditempati kembali.

Padahal pembangunan rumah tersebut menelan dana yang tidak sedikit, diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Dari pantauan RB, rumah adat yang bersebelahan dengan gedung SMKN 8 Kaur tidak lagi terawat. Kaca, papan dasar lantai dua dan dinding papan di lantai dua rumah sudah hancur. Lalu pembatas teras lantai dua juga sudah banyak yang jatuh dan hancur. Termasuk bagian dalam dan pintu sudah hancur.

Beberapa fasilitas di Pondok Pusaka juga banyak yang rusak. Seperti lokasi bumi perkemahan yang dibangun tahun 2014 kondisinya sudah menyemak. Bangunan di sekitarnya sudah tidak bisa difungsikan lagi.

“Dibangun tahun 2015 sebelum habis masa kerja Bupati Hermen Malik. Tapi sekarang sudah hancur dan sangat disayangkan, nilai dananya saya kurang begitu paham. Tapi kondisi rumah sudah sangat parah,” kata Reza warga Kaur Selatan.

Kasi Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kaur, Jasman mengatakan rumah adat yang rusak tersebut belum diperbaiki. Bangunan tersebut dirusak orang. Maklum selama ini tidak ada penjaga dan lokasinya jauh dari pemukiman serta kantor lain.

“Soal rumah ada yang rusak sudah didata dan kita laporkan untuk diperbaiki. Kerusakan karena sengaja dirusak OTD. Selama ini jauh dari pengawasan, sehingga saat akan dimanfaatkan gedung rumah adat sudah rusak,” demikian Jasman.(cik)

Berita Lainnya

Korupsi Dana Desa, Kades Papahan Ditahan Pihak Kejari Kaur

KOTA BINTUHAN – Setelah melakukan pemeriksaan, Selasa (16/7) siang pihak Kejari Kaur resmi menetapkan Kades ...

error: Content is protected !!