Jumat , 26 April 2019
Home / Daerah / Kaur / Asbak di Setiap OPD Mulai Ditarik

Asbak di Setiap OPD Mulai Ditarik

SOSIALISASI: Satpol PP Kaur saat menggelar sosialisasi KTR di RSUD Kaur kemarin (1/2).

KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos, M.AP tidak main-main akan menerapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mulai tahun 2019. Buktinya kini di setiap OPD-OPD tertentu sudah dirazia Satpol PP dan Damkar Kaur. Semua asbak rokok di OPD ditarik Satpol PP dan mengingatkan staf serta PNS di OPD untuk tidak merokok di ruangan dan lingkungan OPD.

Tidak hanya itu saja, beberapa sekolah dan fasilitas kesehatan juga sudah mulai didatangi Satpol PP. Mereka mengimbau dan mensosialisasikan perda KTR harus mulai diterapkan tahun ini. Jika tidak, ke depan Satpol PP akan menjatuhkan sanksi tegas pada warga yang masih melanggar aturan untuk tidak merokok di tempat tertentu.

“Semua OPD sudah kita perintahkan anggota untuk menarik semua asbak rokok. Mulai mensosialisasikan ada perda KTR di setiap OPD dan harus mulai diterapkan. Kini belum akan ada sanksi dan baru sebatas sosialisasi,” terang Kadis Satpol PP dan Damkar Kaur, Jon Harimol, S.Sos, M.Si.

Tahap awal penerapan KTR akan diberlakukan di OPD-OPD di Pemkab Kaur. Kemudian semua fasilitas kesehatan, mulai dari Dinkes, Puskesmas hingga rumah sakit. Kemudian sekolah-sekolah tertentu dan tempat ibadah tertentu. Secara bertahap KTR ini akan diberlakukan di Kaur secara menyeluruh.

Karena selain melarang, Pemkab Kaur juga harus menyediakan area khusus di setiap OPD bagi perokok. Karena kalau tidak dipastikan Perda KTR ini tidak akan berjalan sesuai rencana. “Tahun ini, KTR mulai kita terapkan secara bertahap, sambil semua fasilitas untuk KTR ini terwujud. Karena kita juga harus menyiapkan tempat khusus untuk perokok agar mereka tidak berkeliaran,” terang Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaur, Juli Haryanto, S.Kep.(cik) 

Berita Lainnya

Dibantu Mobil, BUMDes Harus Maju

KOTA BINTUHAN – Lima Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mendapatkan bantuan mobil pick up dari ...

error: Content is protected !!