Rabu , 21 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Kenaikan Gaji Honorer K-II Sulit Diwujudkan

Kenaikan Gaji Honorer K-II Sulit Diwujudkan

KOTA MANNA – Usai menggelar hearing bersama legislatif, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), mengaku belum mampu merealisasikan kenaikan gaji terhadap 182 tenaga honorer K-II setara dengan UMP Rp 1,8 juta.

Ini karena, Pemkab BS pertahun selalu menggelontorkan dana puluhan miliar yang sudah diplot di setiap kegiatan OPD maupun sekretariat Pemkab (BS). Disisi lain ada kekhawatiran terjadi konflik horizontal antara honorer K-II dengan tenaga honorer umum di masing–masing OPD.

BPKAD juga kesulitan kalau harus memenuhi keinginan 182 honorer K-II yang mengajukan kenaikan gaji setara dengan UMP. Sebab jika keinginan tersebut diakomodir, otomatis keuangan daerah mengalami kesulitan. Karena, setelah dikalkulasikan besaran APBD yang harus dialokasikan guna penuhi keinginan 182 honorer K-II mencapai Rp 4 miliar per tahun.

Dijelaskan Kabid Anggaran BPKAD BS, Elwinda Putra saat ini pihaknya masih menunggu keputusan Plt Bupati BS, Gusnan Mulyadi, SE, MM. Karena, masalah ini menyangkut pertumbuhan daerah. ‘’Kita masih melihat kondisi keuangan daerah,’’ terang Elwinda.

Diakui Elwinda, kini Pemkab BS juga gelontorkan dana sebesar Rp 11 miliar untuk kelurahan dan Rp 11 miliar untuk jaminan kesehatan daerah. Sehingga jika dana APBD kembali dianggarkan untuk pembayaran 182 honorer K-II maka akan menghambat kemajuan Pemkab BS. “Memang banyak kebutuhan yang menjadi tanggung jawab Pemkab. Jadi kita lihat nanti bisa atau tidak diakomodir,” demikian Elwinda.(tek)

Berita Lainnya

Ada Oknum Minta Bayaran, Laporkan

KOTA MANNA –Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mengimbau masyarakat untuk melapor bila ada ...

error: Content is protected !!