Kamis , 21 Februari 2019
Home / Daerah / Kaur / Lagi, 13 Kades Penerima Bantuan Diperiksa

Lagi, 13 Kades Penerima Bantuan Diperiksa

KOTA BINTUHAN – Setelah naik dari penyelidikan jadi penyidikan, kasus dugaan korupsi atau fee dana bantuan dari Kemenpora RI dengan total Rp 2,2 miliar ke desa-desa di Kaur berlanjut. Setelah Tri Jaya, mulai Senin depan secara bertahap 13 kades juga akan diperiksa penyidik Tipikor Polres Kaur.

Beberapa desa yang menerima bantuan Kemenpora RI tahun 2017, perangkatnya akan diperiksa. “Kini baru satu desa yang kita periksa, 13 desa lain perangkatnya akan kita periksa secara bertahap mulai Senin (4/2). Surat panggilan sudah kita layangkan,” terang Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau, S.IK, MH.

Rincian bantuan berupa gor mini untuk 4 desa masing-masing Rp 185 juta. Yakni Desa Tri Tunggal Bakti, Desa Sukamerindu, Desa Sekunyit dan Desa Sinar Mulya. Lalu ada pembangunan sarana olahraga lain seperti lapangan voly dan lainnya untuk 10 desa, masing-masing terima Rp 170 juta. Yakni Desa Tanjung Ganti II, Desa Tanjung Betung II. Desa Sukajaya, Desa Tri Jaya, Desa Air Palawan, Desa Muara Dua. Kemudian Desa Selika II, Desa Awat Mate, Desa Sumber Harapan dan Desa Talang Marap.

Pada proses pencairan hingga pelaksanaan diduga ada fee yang totalnya mencapai 30 persen. Penyidik sudah memeriksa staf Kemenpora yang membidangi bantuan ini tahun 2018. Baru setelah dinyatakan lengkap, kasus ini mulai ditingkatkan.

“Tsknya kita lihat nanti, yang pasti semua desa akan diperiksa ke mana uang tersebut. Untuk menentukan tsk kita harus punya bukti yang kuat. Makanya kita tuntaskan dulu hasil pemeriksaan lanjutan ini,” demikian Kasat.(cik)

Berita Lainnya

Datangi BKD, Tenaga PHL Minta Verifikasi

KOTA BINTUHAN – Sebanyak 38 orang tenaga honor Penyuluh Harian Lepas, Kamis (21/2) mendatangi BKD ...