Sabtu , 25 Mei 2019
Home / Daerah / Seluma / Murid Kelas 1 SD Dicabuli Sepupu

Murid Kelas 1 SD Dicabuli Sepupu

SELUMA SELATAN – Ini menjadi perhatian bagi orangtua untuk lebih mengawasi anaknya agar tak menjadi kornan asusila. Sebagaimana dialami, Kembang (7)— nama samaran, murid kelas 1 SD di Kecamatan Seluma Selatan. Kembang menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh sepupunya sendiri, sebut saja namanya Momo (12) yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban.

Data dihimpun RB, peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada Selasa (29/1) lalu sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu korban dan pelaku sama-sama ke  tempat pencetakan batu bata milik orangtua korban. Sekira pukul 16.00 WIB, oleh orangtua korban, meminta Momo menemani korban mengambil palu di rumah korban yang jaraknya tidak begitu jauh dari lokasi tersebut.

Rupanya kesempatan inilah yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk mencabuli korban. Sesampainya di rumah, pelaku mengajak korban masuk ke kamar. Lalu menyuruh korban untuk tengkurap, kemudian pelaku melakukan pencabulan.

Kejadian ini baru diketahui oleh orangtua korban sekira pukul 19.00 WIB atau tiga jam usai pencabulan tersebut. Orang tua korban curiga melihat cara jalan korban yang seperti menahan sakit. Saat ditanya korban pun menceritakan apa yang telah dilakukan oleh saudara sepupunya.

‘’Saya sama sekali tidak menyangka pak pelaku sampai sejauh itu melakukan perbuatannya pada anak saya,’’ ujar Ibu korban, Mi (26) saat melapor ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Seluma, kemarin (1/2).

Mendapat laporan itu, tim Opsnal Sat Reskrim langsung menjemput dan mengamankan Momo. Juga diamankan barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban dan pelaku saat melakukan pencabulan tersebut.

‘’Pelaku ini adalah anak putus sekolah, dua tahun lalu. Dia berhenti sekolah saat kelas IV SD,’’ terang Kapolres Seluma AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP. Rizka Fadhilah, SH, S.Ik kemarin (1/2).

Dijelaskan Rizka, dari pemeriksaan penyidik, pelaku mengakui perbuatannya. Menurut pelaku dirinya terpengaruh oleh film porno yang sering ditontonnya di HP bersama teman-temannya. Pengakuan pelaku, dirinya sudah dua kali melakukan pencabulan terhadap adik sepupunya tersebut. Kejadian pertama saat di rumah korban, namun hanya sebatas jari tangan. Hari berikutnya barulah pelaku menyetubuhi korban.

‘’Dari visum yang kita lakukan, selaput dara korban sudah tidak ada lagi (robek,red) akibat pencabulan itu,’’ kata Rizka.

Untuk proses hukum kata Rizka, saat ini pelaku masih dilakukan penahanan di Unit PPA. ‘’Karena pelaku ini masih dibawah umur, kita akan berkordinasi dengan pihak Bapas dan pendamping pekerja sosial untuk proses hukum lebih lanjut,’’ imbuhnya.

Atas kejadian ini Rizka menghimbau kepada orangtua korban agar lebih ketat mengawasi buah hatinya. Agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di Kabupaten Seluma.(aba)

Berita Lainnya

5 OPD Segera Jalani Pemeriksaan Polisi

SELUMA – Usai melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pejabat Dinas Pendidikan (Dispendik) Seluma, Polres Seluma ...

error: Content is protected !!