Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Relokasi Pasar Bumi Sari Terkendala Lahan

Relokasi Pasar Bumi Sari Terkendala Lahan

MACET: Aktivitas di Pasar Jumat Desa Bumi Sari di jalan raya Kepahiang – Curup setiap pagi membuat kemacetan lalu lintas.

KEPAHIANG – Rencana Pemkab Kepahiang merelokasi Pasar Jumat di Desa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas menemui jalan buntu. Hingga kini Dinas Perindustrian Perdagangan dan UKM (Perindag UKM) Kepahiang belum menemukan lahan pengganti untuk relokasi pasar yang tepat berada di jalan lintas Kepahiang – Curup tersebut.

Kepala Disperindagkop UKM Kepahiang, Husni Thamrin, SE telah melakukan survei atas lahan yang memungkinkan untuk relokasi Pasar Jumat. Namun tidak ada satupun lahan yang layak untuk dijadikan pasar guna merelokasi Pasar Jumat. “Kita masih mendata lahan relokasinya, karena sejujurnya belum ada lahan yang memadai untuk pembangunan pasar. Untuk pasar tidak bisa dibangun di daerah baru, karena pedagang tidak akan mau. Pemerintah pusat juga tidak akan membangun di daerah baru, harus di daerah pasar lama,” jelas Husni.

Husni mengaku kesulitan mencarikan solusi atas lahan relokasi dari Pasar Jumat, kecuali kalau warga sekitar mau menjual tanah mereka pada Pemkab Kepahiang untuk dibangun pasar. “Pendekatan dengan warga sudah kita lakukan bersama kepala desa (kades). Sepertinya belum ada solusi dari warga. Kalau kita menggunakan lahan sawah, akan lebih ruwet lagi proses alihfungsinya,” beber Husni.

Pemkab Kepahiang lanjut Husni sebelumnya juga sudah memiliki alternatif dan solusi untuk masyarakat, rencananya Pasar Jumat akan dipindahkan ke di Terminal Merigi. Hanya saja masyarakat Desa Bumi Sari dan sekitarnya tidak mau.

“Kalau secara geografis, Pasar Jumat sudah masuk wilayah Desa Pulogeto, Kecamatan Merigi. Bukan Desa Bumi Sari, Kecamatan Ujan Mas. Namun masyarakat terbiasa menyebutnya Pasar Bumi Sari. Kalau udah masuk wilayah Merigi, kita bisa saja memindahkannya ke Terminal Merigi, hanya saja masyarakat dan pedagang tidak mau dipindahkan,” lanjut Husni.

Sebelumnya aktivitas Pasar Jumat dikeluhkan masyarakat, karena sangat mengganggu arus lalu lintas. Pasar Desa Bumi Sari beroperasi tepat di bibir jalan lintas Kepahiang – Curup dan setiap Jumat pagi sangat ramai, sehingga membuat kendaraan yang lalu lalang jadi terganggu.(sly)

Berita Lainnya

Kepahiang Terima 7 Ribu Benih Kopi dari Bogor

KEPAHIANG – Guna peningkatan produksi kopi di wilayah Kabupaten Kepahiang, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan ...

error: Content is protected !!