Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Jika Silpa 30 Persen, Pencairan DD Ditunda

Jika Silpa 30 Persen, Pencairan DD Ditunda

MUKOMUKO – Pemerintah desa yang sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) mencapai 30 persen, dipastikan akan berdampak pada pencairan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahap kedua.

Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Mukomuko, Eka Purwanto, S.IP, MM, menyebut ada salahsatu desa yang berpeluang besar mengalami hal tersebut. Sementara ini, yakni Desa Sumber Makmur Kecamatan Sungai Rumbai.

Pasalnya, desa itu masih memiliki Silpa DD tahun anggaran 2018 lebih dari dari 30 persen. Dengan kondisi Silpa demikian, desa tersebut tidak dapat cairkan DD serentak dengan desa-desa lainnya. “Desa itu tetap sepenuhnya menerima DD tahap pertama tahun 2019. Tapi mengalami penundaan penyaluran DD tahap kedua,” papar Eka.

Apa pasalnya? Karena pengajuan pencairan dana desa tahap kedua harus ada laporan pertanggung jawaban pengunaan dana desa tahap pertama, termasuk laporan pertanggungjawaban Silpa. “Sedangkan pengajuan pencairan tahap dua kita targetkan bulan April mendatang,” ujar Eka.

Karena itu ia terus mendesak desa tersebut untuk menghabiskan Silpa tahun 2018. Supaya desa yang memiliki Silpa DD tahun 2018 bisa segera habis dan dapat mengajukan pencairan DD tahap dua tahun 2019.

‘’Khusus Desa Sumber Makmur sudah kami sampaikan supaya segera menyerap Silpa DD tahun 2018. Sehingga ketika mengajukan pencairan DD tahap kedua, desa itu tidak menemui penundaan,” jelasnya.

Sedangkan anggaran DD untuk 148 desa tahun 2019 ini, lanjut Eka, mencapai Rp 124 miliar. Meningkat Rp 18 miliar dibanding tahun 2018. Peningkatan dana yang akan diterima 148 desa ini, mengacu pada letak dan luas wilayah secara geografis, termasuk jumlah penduduk miskin.

“Itu teknis pembagian dana untuk desa. Kalau wilayahnya luas dan banyak terdapat warga miskin, maka jumlah dana yang bakal mereka terima juga besar. Begitu juga sebaliknya. Dengan adanya bantuan dana untuk desa, dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat desa,” tandasnya.(hue)

Berita Lainnya

16 Tahun Jembatan Tidak Diperbaiki

AIR RAMI – Jembatan gantung sepanjang 40 meter kondisinya memprihatinkan. Jembatan ini merupakan akses penghubung ...

error: Content is protected !!