Selasa , 21 Mei 2019
Home / Feature / Melihat Aktivitas Penjual Makanan Rusa

Melihat Aktivitas Penjual Makanan Rusa

RAMAI: Para pedagang makanan rusa tampak ramai menawarkan dagangan berupa wortel dan sayuran kepada para pengunjung yang datang.

Bila berkunjung di depan rumah dinas Gubernur Bengkulu tepatnya di depan lapangan View Tower setiap sorenya, tampak ramai para pengunjung yang ingin melihat rusa pelihiaraan Pemprov Bengkulu. Saat ini mulai ramai para pedagang makanan rusa berupa buahan dan sayuran. Ternyata omzet penjual pedagang inipun tak bisa diremehkan.

 

ANUGERAH WAHYU, Kota Bengkulu

ZUBAIDA (44) tampak leluasa membawa barang dagangannya berupa sayur kangkung dan buah pepaya yang sudah dipotong dan dibungkus rapi plastik untuk ditawarkan dengan para pengunjung yang datang melihat langsung keberadaan binatang rusa. “Ibu beli tiga bungkus Rp 5 ribu aja ibu, yang sayang anak untuk kasih makan rusa,” tawar Zubaida kepada para pengunjung rusa.

Cerita Zubaida, dirinya  menjalani profesi sebagai penjual makanan rusa ini sudah dijalani sekitar dua tahun lalu. Ia sengaja menjual makanan rusa ini lantaran untuk membiayai kebutuhan keluarga dan anaknya yang masih bersekolah. “Kalau suami saya kerjanya hanya kuli bangunan, sementara anak saya tiga orang sekolah semua. Jadi jualan ini untuk tambahan biaya keluarga mas,” ungkapnya.

Menurut Zubaida, omzet jualan makanan rusa dibandingkan hari biasa dengan hari libur akhir pekan jauh berbeda. Bahkan bisa sampai mencapai dua kali lipat pendapatan yang diperoleh. “Kalau hari biasa itu pendapatan paling besar itu Rp 100 ribu. Sedangkan kalau hari libur seperti sabtu dan minggu itu bisa mencapai Rp 200 ribu lebih. Karena hari libur ini ramai pengunjung yang datang kesini,” tutur warga Kelurahan Pasar Baru ini.

Senada disampaikan penjual makanan rusa lainnya, Yanti (36) mengungkapkan,  dengan adanya binatang rusa yang berada di kawasan depan rumah dinas gubernur tersebut sangat membantu dirinya. “Untuk pendapatan Alhamdulillah lumayan kalau dihari libur itu bisa capai Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Kami berharap juga dengan pemerintah agar menyediakan tempat fasilitas duduk para pengunjung yang dating. Sebab kalau disini kami yang sediakan bawa dari rumah,” tuturnya.

Sementara disisi lain, salahsatu pengunjung Herawati (42) mengaku, bahwa keberadaan pedagang jualan makanan rusa itu sebaiknya juga ditata oleh petugas. Sebab keberadaan pedagang itu terkadang meresahkan pengunjung. Lantaran mereka berjualan dengan cara memaksa para pembeli. “Ya kadang kami kalau kesini sekedar melihat saja. Tapi baru sampai mereka maksa membeli jualan mereka. Jadinya terpaksa beli, karena kita bawa anak kita yang mau kasi langsung makanan rusa,” jelasnya.(**)

Berita Lainnya

Menarik Simpati Pecinta Hewan Peliharaan, Cukup Bayar Rp 5.000, Foto Sepuasnya

Ada hal menarik dilakukan oleh Cat Lover Bengkulu Komunitas (CLBK). Demi menunjukkan kepedulian mereka terhadap ...

error: Content is protected !!