Minggu , 24 Februari 2019
Home / Daerah / Kaur / Penanganan Kasus Cabul

Penanganan Kasus Cabul

KOTA BINTUHAN – Kasus pencabulan dan pemerkosaan di wilayah hukum Polres Kaur cukup tinggi. Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melali Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau, S.IK,MH  mengimbau warga Kaur waspada dan menjaga putrinya. Apalagi pelaku pencabulan terbanyak adalah orang dekat korban itu.

Data yang dihimpun RB, sejak 13 bulan sejak tahun 2018 kasus hingga Januari 2019 kasus cabul di Kaur terus meningkat. Tahun 2018 paling tinggi kasus cabul sekitar 8 kasus dengan tersangka sekitar 14 orang. Terbanyak korbannya anak di bawah umur. Sementara awal tahun 2019 ini, Polres Kaur sudah menangani dua kasus cabul anak di bawah umur.

“Tiga bulan ini sudah 10 kasus cabul kita tangani dan 8 kasus sudah P 21. Tahun 2018, kita ada 8 kasus. Ada yang satu kasus dengan tujuh tersangka. Pelakunya bukan saja orang dewasa, juga anak-anak. Kita imbau orangtua terus memantau perilaku anaknya di sekolah maupun dalam lingkungan pergaulan,” imbau Welliwanto.

Tahun 2018, kasus cabul paling banyak terjadi Oktober yang melibatkan tujuh tersangka. Kemudian Mei dan April tahun 2018 terdapat dua kasus cabul dan Juni 2018 ada satu kasus cabul. Semuanya sudah naik ke pengadilan. Sementara tahun 2019 ini baru dua kasus cabul yang ditangani Unit PPA Polres Kaur.

Dengan tingginya kasus pencabulan ini, Ketua MUI Kaur, Wahyudatsi mengatakan perlunya pengawasan orangtua. Pelaku nekat berbuat cabul karena kurangnya pengetahuan agama. “Kita sebenarnya sangat menyayangkan tingginya kasus cabul di Kaur. Saya kira itu terjadi karena kurangnya pengetahuan agama. Ini harus jadi perhatian kita semua sebagai orangtua untuk lebih mengawasi anak-anak,” demikian Wahyudatsi.(cik)

Berita Lainnya

Golkar Panggil Anggota Dewan Kaur yang Terjaring Razia Narkoba di Jakarta

KOTA BINTUHAN- Kendati sudah dipastikan bebas dari jerat kasus narkoba. Namun politisi dari Partai Golkar Indra ...