Sabtu , 16 Februari 2019
Home / Daerah / Kaur / Tahun Ini, Jaringan PAM Enam Desa Difungsikan

Tahun Ini, Jaringan PAM Enam Desa Difungsikan

BERKARAT: Meteran PAM sudah berkarat, karena sejak dipasang sampai kini tidak difungsikan.

KOTA BINTUHAN – Bertahun-tahun tidak difungsikan, membuat meteran PAM di rumah-rumah warga di enam desa Kaur Tengah mulai berkarat. Padahal warga sangat berharap, air PAM bisa mengalir dengan lancar di rumah mereka. Masing-masing Desa Penyandingan, Kembang Manis, Padang Hangat, Sukarami, Pajar Bulan dan Tanjung Bunga.

Kepala UPTD PAM Kaur Zairin, SE sudah merencanakan perbaikan pipa yang mengalir ke enam desa tersebut. “Pipa yang mengalir ke enam desa itu peninggalan Bengkulu Selatan, jadi sudah banyak yang bocor. Ada juga yang sudah rusak akibat perbaikan jalan. Tahun ini mulai kita cek kembali jalur pipa yang bocor. Kita ingin tahun ini, air PAM  keenam desa sudah bisa mengalir,” terang Zairin.

Masih banyaknya jaringan pipa PAM yang rusak menurut Zairin berdampak pada pendapatan. Hampir 50 persen pelanggan PAM Kaur menunggak, karena kurangnya pelayanan. Namun ada juga yang terpaksa diputuskan karena sengaja tidak mau bayar. Padahal jaringan air lancar seperti di Kecamatan Luas.

Menurut Zairin dengan perbaikan jaringan PAM di Kaur Tengah, ke depan jumlah pelanggan akan meningkat. Pasalnya ada sekitar seribu lebih calon pelanggan di enam desa ini jika air mengalir lancar. Kini sebagian rumah warga sudah dipasang meteran, sejak beberapa tahun lalu.

“Kita pastikan jaringan pipa di enam desa tahun ini akan dibongkar dan diperbaiki yang rusak. Jaringan seperti di Padang Guci sudah kita tutup. Karena dari kajian OPD airnya sudah tidak layak lagi. Untuk meningkatkan PAD, aliran pipa di enam desa ini harus kita perbaiki,” lanjut Zairin.

Sebelumnya warga juga sudah mengeluhkan meteran PAM depan rumah yang sudah terpasang namun tidak dialiri air. Sementara di desa-desa lain air lancar, sehingga warga mendesak UPTD PAM Kaur dapat merealisasikan perbaikan jaringan di enam desa wilayah Kaur Tengah.(cik)

Berita Lainnya

Tempo Tiga Hari, Dua Korban Tewas

KOTA BINTUHAN – Dalam tempo tiga hari, laka menelan dua korban. Yang pertama kejadian laka ...

error: Content is protected !!