Senin , 27 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Pemandu Lagu Disuntik Hingga Tewas

Pemandu Lagu Disuntik Hingga Tewas

DIPERIKSA: Unit Tipiter Polres Bengkulu Selatan sedang memeriksa Arianda, penyuntik pemandu lagu hingga tewas, Senin (4/2) malam.

KOTA MANNA – Arianda Bara Agustian (40), warga Ketapang, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian usai memberikan pengobatan kepada Desi (26), seorang pemandu lagu di salah satu hiburan malam. Diduga akibat menerima suntikan obat dari Arianda, korban Desi harus meregang nyawa pada Senin (4/2)  malam.

Kronologis meninggalnya korban Desi, diakui oleh Arianda yang saat ini masih berstatus diamankan, berawal dari korban menghubungi dirinya dan mengaku merasa sakit berupa pusing, Minggu (3/2) malam. Lantas oleh Arianda yang juga mengaku sudah sering memberikan pertolongan medis, kepada rekan-rekannya ini merasa yakin, jika Desi mengalami sakit maag.

Sehingga tanpa ragu, Arianda langsung menyuntikkan obat maag menggunakan jarum suntik pada bagian bokong korban. Namun sayangnya, korban Desi justru mulai merasakan pusing yang bertambah disertai dengan muntah.

Melihat kondisi korban yang kian parah, akhirnya pihak keluarga dan kerabat sepakat untuk membawa korban ke RSUD Hasanuddin Damrah untuk mendapatkan pertolongan. Namun karena beberapa pertimbangan akhirnya korban dirujuk ke RSUD M Yunus. Sayangnya setiba di RSUD M. Yunus, korban sudah meninggal dunia.

Mendapati informasi ini, unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres BS langsung mengamankan Arianda guna dimintai keterangan terkait dengan insiden ini. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres BS, AKP Engarsah Alimbaldi, SH, SIK melalui Kanit Tipiter, Ipda Gunawan mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengetahui motif dari Arianda untuk memberikan pertolongan medis yang berakhir dengan adanya korban meninggal dunia.

“Masih kita amankan dulu, nanti kita periksa kalau terbukti melanggar ya ada pidananya, lima tahun kurungan penjara,” terang Gunawan. (tek)

Berita Lainnya

Bangun Rumah Nelayan

MANNA – Pasca musibah banjir di Desa Ketaping, Kecamatan Manna, rencana pembangunan 40 unit rumah ...

error: Content is protected !!